a words from my life as information technology people

Archive for July, 2005

MLM dan Spam

Friday, July 29th, 2005

Huh… sungguh menyebalkan, dari 100 mail yang saya terima … 90 diantaranya SPAM. Nyebelin gak sih. Sudah capek-capek download, taunya hanya e-mail sampah. Belum lagi email yang menawarkan bisnis MLM seperti AKSARA. Huh.. ini tetap saja saya kategorikan SPAM.
Belum lagi saya membaca di salah iklan di forumponsel.com bahwa Anne Ahira si dedengkot SPAM Indonesia mengadakan seminar. Dan ternyata dia sampai masuk majalah Kartini… *sigh* yang kaya beginian kok dibangga-banggakan yah. Plis dong, jangan menambah jumlah spammer lagi.

Helena Merasa Dicekal RCTI

Wednesday, July 27th, 2005

Begitulah salah satu judul berita infotainment yang saya sempat baca di halaman pertama sebuah tabloid nusantara. Judul ini benar-benar menarik perhatian saya karena secara sadar atau tidak, saya memang sempat mengikuti perjalanan para finalis Indonesian Idol yang kebetulan diselenggarakan RCTI.
Entah mengapa, para finalis Indonesian Idol membangkang atau menolak untuk bergabung dengan manajemen artis yang ditunjuk oleh Indonesian Idol. Sungguh berbeda dengan para artis jebolan AFI. Tapi ini tentu saja yang tampak dipermukaan, entah apa yang ada di belakang layar :)
Saya hanya ingin mengomentari tentang judul berita tersebut. Saya memang tidak membaca isi beritanya, namun saya sempat menduga-duga apa isinya.
Secara teoritis, seseorang yang dengan pamrih mendidik orang lain yang awalnya hanya sebutir batu dan kemudian membuat dan mengasahnya menjadi sebuah berlian pasti akan mengharapkan imbalan. Tapi takkala sang murid membangkang dan tidak mau menjadi pesuruh sang pelatih maka yang dilakukan pelatih adalah mengusirnya. Sang pelatih tentu kecewa dan sebal hingga mungkin ketahap tidak mengakui dia lagi. Dan bayangkan apa komentar pelatih ketika si murid hendak pentas di Gedung Kesenian milik pelatih? Bila saya itu sudah jelas.. ngapain lo kesini lagi.. :D
Pada kasus Helena, entah apa yang menyebabkan Helena keluar. Gosipnya soal pembagian uang-lah, jadwal dan lain-lain, who knows? Namun kalo benar RCTI mencekal Helena, kayanya sah-sah saja. Lagipula buat apa dipikirin, kan masih banyak stasiun TV lain.
But.. intinya seh.. mbok ya jangan jadi kaya kacang yang lupa sama kulitnya

Harry Potter

Tuesday, July 26th, 2005

Beberapa waktu lalu, buku ke-6 Harry Potter yang berjudul The Half-Blood Price telah keluar. Tak berapa lama kemudian saya akhirnya dapat membaca buku ini. Dan kembali saya diisi oleh beberapa kata yang familiar, seperti Pure Blood, Half-Blood dan Muggle. Sebagai informasi bagi yang tidak pernah membaca Harry Potter, komunitas Muggle dan Half-Blood adalah komunitas yang paling dibenci oleh para Pure-Blood pengikut Lord Voldemort, musuh Harry Potter. Kata-kata ini membuat saya merenung dan berpikir serta entah mengapa membuat saya teringat dengan keadaan pada dunia manusia sesungguhnya. Mungkin keadaan dunia inilah yang menjadi dasar inspirasi bagi J.K. Rowling sang pengarang.

Ketika Perang Dunia, Bangsa Jerman menganggap dirinya bangsa terunggul dan Yahudi adalah kaum yang harus dimusnahkan. Ring a Bell? Yup.. dalam hal ini Jerman adalah Pure-Blood sedangkan Yahudi adalah Muggle atau Half-Blood. Karena-nya, ketika itu, Yahudi sebagai Muggle atau Half-Blood diburu dan dibunuh oleh Bangsa Jerman.

Bagaimana dengan Indonesia? Pure-Blood mempunyai kata lain.. Pribumi. Sedangkan Muggle dan Half-Blood adalah Warga Keturunan. Di masa kekacauan 1998, Muggle dan Half-Blood Indonesia ini pun diburu oleh para “oknum” Pure-Blood. Hanya saja di Indonesia terjadi dualisme yang sangat mencolok, yaitu hanya Warga Keturunan Cina-lah yang dicap sebagai Muggle dan Half-Blood. Sedangkan Warga Keturunan lainnya, terutama keturunan Eropa, bahkan menempati posisi yang lebih terhormat dari Pure-Blood.

Allah menciptakan manusia ini berbangsa-bangsa dan berbeda-beda agar manusia menyadari kekuasaan Allah. Namun manusialah yang kemudian menjadikan perbedaan ini alasan untuk saling menghancurkan.

A Priceless Moment

Monday, July 25th, 2005

Akhirnya hari ini selesai sudah Gallery Photo Keluarga Isnandi. Disusun dengan menggunakan Coppermine, album foto ini hasilnya jadi cukup bagus juga.
Album ini dinamakan A Priceless Moment dan terdiri atas:

Festival Komputer Indonesia

Thursday, July 21st, 2005

Hari ini saya berkesempatan untuk mengunjungi Festival Komputer Indonesia (FKI) di Hall B Jakarta Convention Center. Target kesana adalah mencari perlengkapan untuk Canon PS S2 IS saya. Dan sungguh itu pameran yang sangat berisik sekali. Di bagian depan FKI di dominasi oleh produsen-produsen besar. Nah dibagian belakang barulah toko-toko komputer kecil.
Notebook memang mendominasi sebagian besar pameran. Namun yang paling sering aku lihat di beberapa stand adalah notebook Acer. Sungguh mengherankan.
Ditambah dengan banyaknya stand yang menawarkan fasilitas tinta suntikan. Bahkan ada satu stand yang khusus menyediakan sampel dengan memfoto dan melakukan print out hasil foto dengan menggunakan tinta suntikan tersebut. Waw.. hasilnya cukup bagus.
Ah.. namun sampai kaki capai pun target saya tiada tercapai. Saya hanya mendapatkan oleh-oleh brosur yang sangat buanyak sekali

Canon PowerShot S2 IS Bagian Pertama: Kedatangan

Wednesday, July 20th, 2005

Diluar perkiraan, Canon Powershot S2 IS pesanan saya sudah datang sejak hari Senin 18 Juli 2005 kemarin. Tentu saja saya agak kaget bin herman karena pengalaman pembelian SE K500 dahulu tidaklah secepat ini, bahkan cenderung lebih lambat dari waktu yang dijanjikan. Namun kedatangannya tentu saja disambut gembira oleh saya.

Box Pengiriman
Pembungkus yang dibuat oleh Datascript sebagai pengirim tampak lebih rapi daripada ketika SE K500 dulu yang menggunakan kardus standard dari Tiki. Di bagian atas tertulis jelas nama saya dan kode pengiriman. Menurut ayah saya sebagai penerima benda ini, kurir pengirimnya bukanlah yang biasa (Tiki).

Box Pembungkus
Box luar dari PowerShot S2 IS ini cukup menarik dengan dominan warna biru tua yang lembut. Dengan jelas tertera tulisan Made In Japan di bagian bawah dari box. Tidak ada segel pada box namun saya dapat melihat bahwa box ini telah dibuka oleh seseorang, mungkin oleh pihak Datascript.

Isi Default Canon PS S2 IS
Setelah dibuka dan dikeluarkan, maka inilah isi standard paket Canon PowerShot S2 IS:

  1. Kartu Garansi Datascript
  2. CD berisi Software dan Driver. Bisa untuk Windows XP dan Mac
  3. Kamera Canon PowerShot S2 IS
  4. SD Card 16MB
  5. Baterai Panasonic Alkaline 4 buah
  6. Manual dan petunjuk lainnya
  7. Kabel USB
  8. Kabel VCR/TV
  9. Neck Strap

Dari isi ini jelas bahwa Kamera ini hanya memberikan aksesoris minimum. Sepertinya untuk menekan harga penjualan. Karena alasan inilah maka saya harus mencari beberapa aksesoris tambahan yaitu:

  1. SD Card, mungkin minimum 512MB. Dan sepertinya harus yang Ultra Speed
  2. 8 Baterai Rechargeable 2500mAH (4 untuk pemakaian dan 4 untuk cadangan) serta Charger
  3. Tas Kamera

Yang setelah hitung punya hitung akan menghabiskan uang saya sekitar 1 juta rupiah lagi.

Etika Pengemudi Kendaraan

Tuesday, July 19th, 2005

Seringkah anda melabeli seseorang adalah pengemudi ugal-ugalan. Mengebut di jalan raya umum tanpa memikirkan nyawa sendiri apalagi orang lain. Serasa jalanan ini adalah milik pribadi dan orang lain hanya menumpang. Lihatlah jalanan di Indonesia, sungguh penuh dengan pengemudi seperti itu. Pengemudi yang tidak tahu etika mengemudi yang baik.
Para pengemudi-nya dipastikan tidak mengenal apa yang namanya hukum Newton, bahwa sebuah kendaraan tidak dapat berhenti seketika saat itu juga. Tapi lihat lah di jalan, sebuah kendaraan dengan kecepatan tinggi 60KMph baru melakukan pengereman pada jarak 10M di belakang kendaraan di depannya… atau sama dengan perlambatan 6KMph … sungguh luar biasa. Sudah sangat banyak korban dari pengemudi ‘ugal-ugalan’ ini, salah satunya adalah peristiwa minggu lalu dimana sebuah kendaraan travel terjun ke jurang hingga menewaskan seluruh penumpangnya.
Bila dilihat semuanya ini bermula dari saat cara mendapatkan Surat Ijin Mengemudi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa acara pembuatan SIM merupakan salah satu “lahan basah” bagi para oknum. Akibat dari ulah mereka, banyak pengemudi yang lolos tanpa melalui tes tertulis maupun lisan, yang kalaupun ada hanya bersifat simbolis, sehingga pengemudi-pengemudi itu tidak akan pernah belajar bagaimana etika mengemudi yang baik.
Namun juga perlu dilihat karakteristik manusia yang cenderung tidak mau mengalah. Seperti kejadian tadi malam saat saya pulang kantor. Malam tadi di persimpangan pejompongan keadaan lalu lintas sudah mulai macet dan padat. Dengan melihat kondisi macet ini saya dan rekan kemudian menyeberang jalan dengan posisi memotong kemacetan tersebut. Namun entah mengapa sebuah mobil yang tadinya berjalan lambat di belakang antrian tiba-tiba menambah kecepatannya, sepertinya takut diserobot karena akibat kami menyeberang ada jarak yang lumayan antara dia dan mobil lainnya, serta membuat kami kaget dan akhirnya membatalkan niat untuk menyeberang jalan.
Hmmm.. sudah seharusnya rasa mengalah dan respect terhadap sesama ditanamkan kepada jiwa manusia Indonesia…

Ganti Template

Monday, July 18th, 2005

Saya akhirnya mengganti desain template wordpress-nya nih. Template yang lama agak terlalu besar huruf-hurufnya. Untuk template kali ini aku juga nambahin fungsi older posts sendiri nih :)