a words from my life as information technology people

Archive for August, 2005

Akan Dilacak

Wednesday, August 31st, 2005

Demikian informasi terakhir yang saya peroleh dari orang tua saya. Calon Penipu yang kemarin mencoba menjadikan orang tua saya korbannya akan dilacak oleh adik ibu saya, yang kebetulan adalah seorang Pulisi di bagian intelejen. Mendengarnya aku sampai nyengir, duh apes banget tuh orang kalau sudah begini sih. Selamat pak, bapak berhasil membuat diri bapak menjadi buronan.

Hampir Tertipu

Monday, August 29th, 2005

IMGP0130.JPG Sore tadi istriku mengabari berita yang cukup mengagetkan. Walaupun ada kecurigaan karena beberapa kejanggalan, namun berita ini tetap mengagetkan. Transaksi rumah orang tua yang harusnya dilakukan Jum’at di undur ke Senin. Senin pagi aku memperoleh kabar bahwa pembeli ingin makan siang dahulu dengan orang tuaku. Langsung saja aku telepon dan mengingatkan orang tuaku untuk tidak makan lebih dahulu. Ini transaksi kok makan dulu sih, langsung ke bank saja. Apalagi kemarinnya si pembeli meminjam uang ke orang tua saya dengan alasan kurang uang untuk melihat penjualan tanahnya di Pelabuhan Ratu yang uangnya akan digunakan membeli rumah orang tuaku….
Ternyata hingga senin sore belum juga ada kabar dari si calon pembeli. Ditelpon ke dua nomor yang diberi, selalu dalam keadaan dimatikan. Akhirnya istriku berhasil menelopn nomor yang dia kira nomor flexi. Dan ternyata orang yang mengangkat kemudian malah kaget dan bercerita bahwa si calon pembeli adalah penipu. Sudah banyak orang yang tertipu. Dia sendiri merasa terganggu karena si penipu itu menggunakan nomornya sehingga dia sering di cap kaki tangan penipu itu. Wah gemparlah kita!! Istri segera memberi tahu orang tua dan kita semua bersyukur bahwa kita tidak sampai tertipu terlalu jauh.

My First mobile phone: Siemens S25

Saturday, August 27th, 2005

S25 Receipt
Waktu beres-beres lemari di rumah orang tua (Gunung Batu), saya menemukan kembali box Siemens S25 saya. Ya, ini adalah handphone pertama saya yang saya beli dengan menggunakan uang sendiri (plus sumbangan ortu dikit :D) pada tahun 1999. Handphone berwarna yang menurut saya sangat maju pada jamannya.
Handphone ini sempat hampir dicuri saat saya hendak turun dari bis patas AC72 ketika hendak menuju kantor di daerah Thamrin. Namun akhirnya handphone ini malah hilang ketika saya tinggalkan sholat di kantor.

Macet Luar Biasa

Thursday, August 25th, 2005

Entah mengapa hari ini macet luar biasa. Semenjak turun dari stasiun Cawang sudah terlihat kemacetan yang panjang dan diperkirakan hingga persimpangan Pasar Minggu. Belum lagi terlihat bahwa bis P6 sungguh penuh dan padat. Dengan bersusah payah dengan berjalan lebih jauh ke arah UKI akhirnya aku memperoleh bis P6 yang tidak terlalu padat. Namun sungguh malang tidak jauh dari pintu tol Cawang bis tersebut pecah ban.
Dengan sedikit menggerutu akhirnya aku turun dan … kembali berjalan ke arah UKI lagi.. hiks. Saat memperoleh bis P6 berikutnya, aku hanya kebagian menggelantung di pintu dengan hanya ujung kaki yang menginjak. Sungguh pengalaman mencekam hati.

Rumah Orang Tua di Gn. Batu Terjual

Wednesday, August 24th, 2005

IMGP0129.JPGHari ini istriku menelpon dan memberi tahu bahwa Rumah Gn. Batu sudah 80% pasti terjual. Bahkan rencananya si pembeli minggu ini sudah ingin masuk ke rumah tersebut. Alhamdulillah akhirnya rumah tersebut terjual. Namun kok ya ada perasaan sedih ya. Maklum saja karena rumah tersebut sudah menemani saya dari lahir hingga dewasa ini.
Hmm.. namun setiap pertemuan pasti diakhiri dengan perpisahaan, setiap permulaan harus ada akhir jadi harus rela dong :D

Converting Pentax Optio S5n M4S2 Video file using VirtualDub

Saturday, August 20th, 2005

Digital Camera (digicam) such as my Pentax Optio S5n and Casio Exilim EX750 with MPEG4 capability is using Microsoft ISO MPEG-4 Video V1.1 (also known as M4S2) codec. I have no trouble playing these clip in my digicam connected to TV or in my computer. But I want to play those clip in my DVD/DivX compatible players too. At first, it was difficult for me to transfer those MPEG4/M4S2 clip to MPEG2/DVD or to MPEG4 with DivX codec. After a little googling and try, I finally found the solution.

(more…)

Kereta Berhenti… Lagi

Friday, August 19th, 2005

Uhuh.. sepertinya jalan karena Kereta Mati sedang nge-trend nih. Dan kejadiannya pun hampir sama, karena kereta tersebut berhenti sekitar 200 meter dari stasiun tujuan saya.
(more…)

Listrik Padam

Thursday, August 18th, 2005

Kemarin, saat saya hendak ke kampus UI Salemba, dengan menumpang Kereta Pakuan. Perjalanan berlangsung nyaman, sungguh berbeda dengan kereta ekonomi yang biasa saya gunakan sehari-hari. Saya bahkan bisa tertidur.
Namun tiba-tiba kereta, saat kereta menanjak dari stasiun Manggarai menuju stasiun Cikini, kereta berhenti. Tidak berapa lama kemudian AC-pun mati. Panas mulai menyergap, karena tidak adanya aliran udara. Dalam keadaan mulai kepanasan, tiba-tiba pintu kereta terbuka. Sayapun mendekati pintu dan melihat kearah luar. Stasiun Cikini sudah dalam pandangan mata. Terlihat seseorang sedang mengobrol dengan masinis kereta. Dan karena posisi saya ada di 1 gerbong di belakang gerbong masinis, sayup-sayup terdengar bahwa listrik mati dari PLN-nya. Orang tersebut kemudian bergerak kebelakang dan sayapun bertanya ada kejadian apakah. Beliau kemudian menjelaskan bahwa kereta sama sekali tidak dapat bergerak karena aliran listrik dari PLN mati. Mendengar hal tersebut saya langsung mengambil keputusan untuk jalan ke stasiun Cikini, yah lagipula saya memang bermaksud turun di stasiun tersebut. Ternyata beberapa orang pun ikut.
Sampai di UI Salemba, ternyata di sana pun mati lampu. Kemudian saya memperoleh informasi bahwa listrik mati se-Jawa Bali. Mendengar informasi ini saya mengambil keputusan untuk pulang menggunakan bis.
Di Bogor sendiri sepanjang jalan saya perhatikan listrik memang mati. Sehingga saya mengambil kesimpulan bahwa di rumah juga. Dan ternyata memang mati :D Alhamdulillah sebelumnya istri pernah membeli lampu darurat, sehingga masalah mati lampu tidak terlampau bermasalah bagi Audina. Listrik sendiri akhirnya menyala pada kurang lebih pukul 9 malam.