a words from my life as information technology people

Archive for December, 2005

Family Work Room

Tuesday, December 27th, 2005

Berhubung sudah punya rumah sendiri (pssst.. walaupun pinjaman), sepertinya cita-cita untuk mengadakan Ruang Kerja sudah bisa dilaksanakan. Apalagi rumah ini memiliki 6 kamar, sementara yang digunakan baru 3 kamar. Setelah dipertimbangkan, akhirnya diputuskan bahwa kamar tengah yang dahulu digunakan oleh adikku Narissa layak dijadikan Ruang Kerja.

Isnandi Work Room

Untuk sementara ini ruang kerja ini baru berisi dua meja yang berisi dua komputer, satu komputer desktop dan satu notebook. Meja tempat notebook dapat juga digunakan sebagai meja tulis bilamana diperlukan.

Nantinya di ruangan ini akan ditambahkan lemari berisi buku-buku, termasuk komik yang saya kumpulkan semenjak bujangan. Juga akan dipasang karpet dan bantal-bantal berukuran besar agar nyaman saat membaca buku. Dan juga bisa digunakan untuk bersantai seandainya mulai lelah menggunakan komputer.

Ketinggalan Sepatu

Saturday, December 24th, 2005

Anda pernah menggunakan Kereta Express Pakuan?
Bila belum pernah, cobalah sekali-sekali menggunakannya. Walaupun disebut Kereta Express, namun sungguh jauh dari kenyamanan. Walaupun sudah membayar mahal, namun tetap tidak ada jaminan bahwa anda akan memperoleh tempat duduk. Walhasil para penumpang berebut setiap kali naik kereta tersebut. Belum lagi adanya oknum-oknum petugas yang menerima pembayaran di atas kereta untuk para penumpang yang tidak membeli karcis. Namun bila dibandingkan dengan ekonomi, Kereta Express ini sungguh sangat nyaman :)

Hari Kamis kemarin (23-12-2005), seperti biasa aku menggunakan Kereta Express Pakuan jurusan Tanah Abang-Bogor. Untuk menggunakannya, aku harus naik dari Stasiun Sudirman (dulunya bernama Stasiun Dukuh Atas). Jadwal resmi Kereta Express dari Stasiun Sudirman adalah jam 17.30 dan 19.25. Aku sendiri biasanya naik jam 19.25… dan jangan harap kereta ini selalu tepat waktu deh, lebih sering telatnya kok.

Sepatuku Sayang Sepatuku Malang
Dan hari Kamis itu seperti biasa pula penumpangnya banyak. Dan seperti biasa pula saat kereta datang semua orang berebut. Tidak peduli tua-muda, wanita-pria. Dorong kiri dan kanan. Saat dorong-dorongan tersebut entah bagaimana sepatu kanan saya terinjak di bagian belakangnya. Karena terus didorong dari belakang maka hal berikutnya yang terjadi adalah sepatu tersebut terlepas dan jatuh. Dengan hanya satu sepatu saya mengamankan tempat duduk. Kemudian saya melakukan pengecekan dan memastikan bahwa sepatu sebelah kanan tersebut telah jatuh ke bawah.. alias di dekat rel kereta api. Sehingga sangat mustahil diambil kecuali kereta sudah jalan. Akhirnya saya memutuskan untuk membiarkannya saja.
Bingung, malu dan menertawakan diri sendiri akhirnya saya menelepon rumah. Setelah cerita sedikit, akhirnya saya minta tolong istri untuk membelikan sepatu baru :D
Sepanjang perjalanan kereta tersebut, entah karena kaos kaki saya yang hitam atau apa, tampaknya tidak ada satupun orang yang sadar bahwa saya hanya menggunakan sepatu sebelah :D
Sesampainya di Bogor, saya langsung menyusul istri ke Toko Sinar Matahari. Setelah mencocokkan nomor sepatu akhirnya kami pulang membawa sepatu baru sambil tertawa-tawa membicarakan kejadian ini :D

Tadi pagi, saat sampai di Stasiun Sudirman, iseng saya melakukan cek di posisi sepatu saya yang jatuh… dan ternyata sepatu itu masih ada!!! Langsung saya ambil dan dengan dibungkus koran sepatu tersebut saya bawa ke kantor dengan tidak memperdulikan pandangan bertanya-tanya orang-orang yang ada di stasiun tersebut :D

We’re Moving Out

Monday, December 12th, 2005

Kondisi Saat Baru Pindah
Mulai Hari Sabtu 10 Desember 2005, jam 07.00 WIB (Waktu Indonesia Bagian Barat/GMT+7) kami sekeluarga menempati rumah baru tapi lama. Rumah ini adalah rumah orang tua saya di Gunung Batu. Orang tua saya dan adik-adik saya sekarang menempati rumah baru yang letaknya tidak berapa jauh dari rumah ini. Rumah baru inipun sebenarnya belum sepenuhnya jadi, masih ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan. Namun sesuai rencana, kepindahan orang tuaku ke rumah baru tetap dilakukan tanggal 10 tersebut dan kemudian diikuti kepindahan keluarga kecilku ke rumah lama.
Hari pertama pindahan, sungguh masih berantakan. Beberapa barang orang tuaku masih dititip sehingga rumah benar-benar seperti kapal pecah :D Di hari ini juga, kami membeli kulkas dan rice cooker.
Hari kedua sendiri mulai rapi. Barang-barang kami yang belum sempat di unpack dikumpulkan dalam satu kamar terlebih dahulu. Rencananya pelan-pelan akan kami susun dengan rapi. Hari ini diakhiri dengan membeli berbagai perlengkapan dapur. Wah.. istriku semangat sekali saat belanja keperluan dapur ini. Setidaknya malam kedua ini bisa ditutup dengan makan malam buatan sendiri loh.
Semoga dengan kepindahan ini kami jadi mampu untuk membeli rumah idaman milik sendiri.

Trainer at Developing XML Web Services using MS Visual Studio .NET class

Wednesday, December 7th, 2005

Mulai dari Senin (5 Desember 2005) kemarin hingga Jum’at (9 Desember 2005) aku menjadi trainer di kelas Developing XML Web Services using MS Visual Studio .NET 2003 (MOC 2524C). Ada 3 peserta yang mengikuti pembahasan mengenai materi-materi yang dimulai dari pengenalan XML hingga pembuatan Web Services dan sampai dengan pengamanan Web Services.
Dikarenakan ketiga peserta tersebut datang dari background VB.NET aku agak sedikit kesulitan dalam memberikan contoh-contoh kodenya. Namun semuanya dapat diatasi dengan baik.
Pembahasan materi dilakukan dengan agak sedikit cepat dan fokus diutamakan lebih banyak ke praktek dan latihan. Bagaimanapun praktek dan latihan itu akan lebih masuk dan mengena bagi para developer dibandingkan teori-teori yang berjibun itu.
Dan memang harus diakui, dengan menjadi trainer atau pengajar ini ilmuku semakin bertambah loh.