Archive for July, 2006
Sunday, July 30th, 2006
Perusahaan web hosting tempat isnandi.NET bernaung sedang membutuhkan Sistem Administrator untuk menangani server-server hosting serta menjadi helpdesk bagi klien. Kemampuan anda lebih diutamakan daripada pengalaman dan tingkat pendidikan. Silahkan email lamaran kamu beserta gaji yang diminta ke hrd [at] bisnisweb.com
Posted in Indonesia, Software Engineer | No Comments »
Friday, July 28th, 2006
Tempat saya menumpang mencari makan saat ini mencari developer/programmer dan butuhnya sebelum tanggal 17 Agustus 2006 ini. Nah kalo kamu tertarik, siapkan CV (cantumkan sejarah pendidikan dan score GPA) serta ancar-ancar keinginan gaji. Setelah itu silahkan hubungi saya via YM untuk informasi lebih lanjutnya.
Berikut spesifikasi manusia yang dicari tersebut:
1. System Programmer
•Similar role experience 3-5 years
•OOAD, UML modular system design
•Excellent knowledge of C#, C++ and Relational DB
•Excellent communication (oral and writing) skill (English).
•Able to think laterally and possed good analytical skill.
2. Application Programer
•Able to think laterally and possess good analytical skill and programming technique
•Experience in 4th GL or Pascal or other proggraming language at least 2 years.
•Excellent knowledge in T-SQL language
•Excellent communication (oral and writing) skill (English).
3. Junior Web Developers
•C# .NET programming for 1-3 year
•HTML / DHTML / CSS / Javascript
•Knowledge in T-SQL and SQL Server is an advantage.
•Good communication skill in English.
•Self motivated and able to work in a team.
Posted in Indonesia, Software Engineer | No Comments »
Thursday, July 27th, 2006

Baru saja duduk di kursi dan mulai memegang mouse serta mulai melihat-lihat e-mail, tiba-tiba terdengar raungan sirene. Ada apa ya? Seorang rekan kemudian mengintip ke arah jendela dan tiba-tiba berkata.. sepertinya ada kebakaran. Di luar terlihat asap merah keluar dari ujung jendela di lantai 5. Dan juga terlihat sebuah mobil pemadam kebaran dengan sirine meraung-raung datang mendekat. Tiba-tiba lampu mati. Walah.. beneran kebakaran nih.
Segera saja kami bergegas keluar ruangan. Tak lupa membawa tas kesayangan dan gadget-gadget mungil teman setia perjalanan. Beberapa satpam menggunakan TOA terus meneriakkan bahaya.
Rule utama bila terjadi bencana adalah tidak menggunakan lift, so kita langsung menuju tangga. Ternyata beberapa orang telah banyak yang turun. Di lantai 5 tercium jelas bau gosong… duh, gak enak. Sampai di bawah ternyata sudah banyak orang keluar. Jelas bok.. satu gedung keluar gitu loh.
Setelah keluar dan memperhatikan baik-baik asap serta semburan air dari tim pemadam, akhirnya bisa ditarik kesimpulan bahwa semua ini hanyalah LATIHAN. DUH.
Posted in Indonesia, Personal | 1 Comment »
Wednesday, July 26th, 2006
Kebutuhan akan kendaraan semakin terasa setelah Chuuning, Yamaha Mio Kuning kami, hilang digondol maling akhir april lalu. Setelah berdiskusi dan melihat keadaan keuangan kami, akhirnya kami memutuskan untuk kembali membeli motor dengan sistem kredit. Dan tentu saja pilihan kembali jatuh ke Yamaha Mio.
Dan dari mailing list Yamaha-Matic (YMML), saya memperoleh informasi mengenai Yamaha Mio baru yang sudah menggunakan AIS atau Air Induction System. Artinya Yamaha Mio yang dulunya sudah sahabat lingkungan
, sekarang menjadi semakin ramah lingkungan karena sudah sesuai standard EURO2. Wow…

Lalu sayapun mencoba berkunjung ke situs resmi Yamaha Indonesia dan disana memperoleh berita resmi mengenai Yamaha Mio 2006. Keren juga bok. Sepertinya sudah tidak ada pilihan lain lagi, bila jadi membeli motor kembali maka Yamaha Mio 2006 adalah pilihan utama.
Posted in Indonesia, Personal | 7 Comments »
Thursday, July 20th, 2006
Saya perhatikan beberapa mahasiswa saya di Diploma IPB dan beberapa rekan programmer sangat mengalami kesukaran dalam melakukan hal yang satu ini… Bug Hunting dan Tracking. Padahal keahlian menemukan dan membunuh si kutu yang menyebabkan program salah/error ini sangat diperlukan bagi seorang programmer.
Untuk seorang pemula, syntax error adalah kutu yang menjadi momok utama. Pembunuhan semua kutu sintaks setidaknya membuat program dapat di running dan untuk programmer pemula sangat membuat hati senang 
Nah, setelah semua kutu sintaks selesai dibasmi maka program-pun mulai diperiksa kesesuaian-nya dengan fungsi atau tujuan yang diinginkan. Bila tidak sesuai maka saat itulah akan muncul kutu yang paling menyeramkan… logic error. Kutu ini sangat sukar dibasmi, dan memerlukan kesabaran, ketelitian serta ketabahan… hehe.
Berikut tips untuk membunuh kutu akibat syntax error:
- Baca baik-baik pesan yang ditampilkan oleh compiler
- Kesalahan umum pada programmer pemula di bahasa C adalah lupa memberikan tanda titik-koma (;) pada akhir baris. Cek ini terlebih dahulu
- Kesalahan berikutnya adalah penempatan kurung kurawal buka dan tutup yang tidak pada tempatnya atau kurang. Cek hal ini juga
- Kesalahan typo atau salah ketik juga merupakan kesalahan umum bilamana anda tidak menggunakan IDE modern. Periksa lah kode anda. Perhatikan huruf kapital-nya
- Compiler versi-versi awal biasanya tidak menjelaskan secara gamblang dimana kesalahan anda. Mereka hanya menampilkan pesan umum. So.. hapalkan pesan umum yang mungkin muncul, sehingga anda tahu apa yang harus anda lakukan bila pesan tersebut muncul
- IDE versi awal kadang-kadang tidak menempatkan posisi kursor persis di posisi kutu berada. Bila ini terjadi anda cukup mencari ke baris sebelumnya atau baris sesudahnya. Namun bila kesalahan adalah karena posisi kurung kurawal maka anda mungkin harus memeriksa berbaris-baris ke atas atau ke bawah
Sedangkan untuk kutu karena logic error maka tidak ada cara lain selain melakukan tracking, berikut tips yang biasa saya lakukan untuk membasmi kutu tipe ini:
- Lakukan prosedur penghasil kutu ini satu persatu dari awal hingga kutu dihasilkan. Catat perilaku user dan apa saja yang diinput sehingga kutu ini muncul
- Lokalisasi kode yang terkena kutu ini. Bila IDE yang kamu gunakan mendukung fasilitas tracking maka coba set posisi break pada baris awal fungsi yang terkena kutu.. jangan pada baris yang diidentifikasikan terkena kutu oleh IDE. Bila IDE tidak mendukung maka anda harus mencetak semua status variabel ke layar secara manual… sangat melelahkan
- Pantau keadaan variabel, tabel database, koneksi baris per baris dalam lokalisasi. Lakukan perhitungan manual bila diperlukan dan bandingkan nilai manual dengan nilai di setiap baris. Perbaiki bila ditemukan kesalahan
- Bila ternyata masih belum ditemukan juga kutunya, maka ada kemungkinan anda salah melakukan lokalisasi kode. Urut balik dan lokalisasi kode sebelum kode yang anda lokalisasi saat ini dan lakukan proses pencarian kutu kembali
- Bila masih juga tidak ditemukan, jangan malu-malu minta bantuan kepada senior anda, dosen atau di mailing list. Perlihatkan potongan kode anda pada mereka dan ceritakan apa yang ingin anda capai dan yang ternyata dihasilkan kode tersebut
- Bila sudah agak desperate, coba di komputer lain
- Bila kutunya masih tidak juga ditemukan, ya tidak ada cara lain selain mencoba melakukan koding ulang dan berdoa sebanyak-banyaknya
Posted in Software Engineer, Tips | 3 Comments »
Wednesday, July 19th, 2006
Beberapa menit yang lalu akhirnya merasakan gempa juga. Kurang lebih tiga kali gempa. Saya langsung lari keluar dari ruangan dan menuju tangga. Sempat balik untuk membawa tas dan beberapa barang lainnya. Tidak lama juga diperoleh informasi dari istri bahwa di Bogor juga ada gempa. Sementara sempat mencek ke tempat kakak saya di Ciamis diperoleh informasi bahwa tidak ada gempa lagi sementara ini.
Ya Allah, apakah pulau Jawa akan bergerak lagi?
Posted in Indonesia | No Comments »
Wednesday, July 19th, 2006
Jumat (14 Juli) kemarin ikutan acara Software Architect Forum | SDLC di markas-nya Microsoft Indonesia, tepatnya di Gedung BEJ Tower 2. Forum ini juga diselipkan 2 kali coffe break dan 1 kali makan siang.. Kopi dan snack-nya lumayan enak namun entah mengapa makan siangnya agak sedikit aneh. Tapi tetep.. semuanya dicoba dan dinikmati.. mumpung gratis.. hehe. Ternyata di ajang inipun saya tetap bertemu dengan kawan-kawan lama, macam Om FHM dari Praisindo; serta Pak Bambang, Om Setyo dan Mas Darwis (eh bener gak yah namanya) dari Danareksa.
Architect Forum kali ini membahas soal Visual Studio Team System (VSTS) dan Microsoft Solution Framework (MSF)Microsoft Framework Solutions (MFS). Dan dimulailah overview singkat mengenai segala kelebihan VSTS. MSFMFS sendiri hanya dibahas singkat sebagai landasan bagi VSTS.
Secara garis besar MSFMFS adalah kumpulan dari best practices SDLC. Dia bukan metodologi seperti macam Rational Unified Process (RUP) dan Waterfall. Namun mungkin dalam beberapa saat lagi MSFMFS dapat dikategorikan sebagai metodologi juga. Karena memang hanya dibahas sesingkat-singkatnya, jadi saya belum bisa menggapai ada apakah di dalam MSFMFS ini. Mungkin bila telah menginstall VSTS dan membuka sampel-sampel yang disertakan baru lah saya bisa memegang isi dari MSFMFS.
Bagaimana denganVSTS? Sekilas saya melihat bahwa VSTS memang merupakan source control seperti halnya CVS, Subversion atau Perforce. Lalu apa bedanya dengan source control lain? Yang pasti VSTS bukan Visual SourceSafe yang serba terbatas. VSTS memiliki standard sama dengan yang lain… check out dan commit.. hehehe. Beda utama yang saya lihat adalah adanya integrasi antara MSFMFS dan VSTS. Lalu ada pula manajemen source control. Serta… seperti biasa… yang merupakan kekuatan utama Microsoft adalah tampilan dari VSTS yang manis dan cantik saat diakses oleh user. Yup, VSTS tidak seperti SourceSafe yang hanya bisa diakses di LAN alias dia bisa diakses secara remote. Sekilas terlihat bahwa tampilan VSTS bila diakses oleh user adalah menggunakan browser. Night Build, Daily Build dan Weekly Build sekarang dapat diotomatisasi oleh VSTS dan dapat diletakkan di server sendiri. Mempermudah? Jelas…
Dan sepertinya masih banyak kelebihan dan keunggulan VSTS lain yang tidak dibicarakan. Juga tak lupa kekurangan dari VSTS yang tidak dibicarakan di forum ini. Sepertinya VSTS layak untuk dieksplorasi lebih lanjut, tentu saja bila ada hardware dan waktu yang mendukung.

Membuat penasaran? Yup.
Ingin mencoba dan eksplorasi lagi? Ya
Bila ada forum seperti ini, apakah saya ingin datang lagi? Jelas dong karena selain makan dan minum gratis, saya juga memperoleh sebuah tas lucu dari Microsoft. Lumayanlah buat pengganti tas saya yang rusak.
Posted in Personal, Review, Windows | 4 Comments »
Monday, July 17th, 2006
Beberapa waktu yang lalu terjadi gempa di Pangandaran Jawa Barat. Menurut situs detik.com diperoleh informasi bahwa gempa tersebut berkekuatan 6.1 dalam skala richter. Hmm..
Kakak saya yang tinggal di Kota Ciamis (lebih dekat dengan Pangandaran) juga telah saya kontak dan dalam keadaan yang baik-baik saja. Bahkan katanya tidak merasakan apapun dan baru tahu soal gempa dari berita. Tapi mereka sudah bersiap-siap untuk keadaan terburuk sekalipun.
Dan beberapa orang menginformasikan bahwa akibat gempa tersebut terasa hingga Jakarta. Namun kok ya saya tidak/belum merasakannya yah. Hmmm… lagi.. apakah berarti berikutnya Jakarta? Wallahualam…
Posted in Indonesia | 1 Comment »