Bukit Asri Ciomas

Sudah tiga hari saya dan keluarga menempati rumah kontrakan di Bukit Asri Ciomas. Namun hingga saat ini belum sempat meng-upload foto-foto tentang rumah kontrakan kami ini. Maklum, masih seperti kaya camping saja saat keadaannya.
Dalam tiga hari ini saya mulai melihat pola-pola kehidupan di Bukit Asri Ciomas yang merupakan perumahan yang sudah matang. Yap.. kami adalah pendatang baru di perumahan ini.

Brrr… Dingin
Yap.. luar biasa dingin. Terutama di pagi hari. Dingin sekali. Brrr. Mengingatkan saya pada Bogor 20 tahun yang lalu. Mandi menjadi segar dan enak. Tapi menjelang siang, ketiadaan pepohonan membuat suasana berubah menjadi.. PANAS. Duh…

Lingkungan
Sejauh ini lingkungannya terlihat aman dan tentram. Namun untuk keamanan kami selalu mengunci pintu pagar. Beberapa waktu lalu tiba-tiba muncul orang tak dikenal tiba-tiba minta minum dan mintanya buru-buru. Pembantu saya langsung memberikan air melalui pagar dan tetap tidak membuka pintu pagar. Wanti-wanti selalu kami berikan untuk tidak membuka pintu pagar kepada siapapun kecuali yang dikenal pembantu kami.
Namun saya agak terganggu dengan adanya anjing di rumah depan kami. Karena setiap malam dia suka melolong dan mengganggu tidur kami. Belum lagi Audin jadi agak sedikit takut karenanya. Bila sudah takut, Audin akan langsung minta dipeluk.
Masjid berada tidak jauh dari rumah kami dan saya sudah pernah mencoba sholat disana. Nyaman namun lumayan agak kotor. Padahal ada sebuah Tempat Penitipan Balita berlokasi disitu. Juga ada pengajian anak disana. Mungkin karena anak-anak itulah masjid tersebut jadi agak kotor.
Tak jauh dari rumah kami ada warung, namun entah mengaja jadwal buka warung itu agak sedikit aneh. Bisa dikatakan sesuka pemilik warung. Padahal barang yang dijual-nya cukup lengkap loh.
Dikarenakan lokasi kontrakan kami agak jauh dari jalan utama, lumayan jauh dan akan membuat kaki anda “gempor” bila mencoba berjalan kaki dari jalan utama, kami sering menggunakan angkutan umum dalam perumahan. Ternyata telah ada pembagian jatah angkutan, yaitu siang hari adalah Becak dan malam hari Ojeg. Huhuy.

Extra.. extra
Ternyata tidak jauh dari rumah kontrakan kami ada kolam renang ZamZam. Mungkin harus ditengok sekali-kali.

So.. sejauh ini dan secara “overall” bisa dinikmati lah. Setidaknya hingga tahun depan saat rumah kami jadi.. 🙂

3 Comments

  • 4 May 2009 - 10:21 am | Permalink

    mas, ada info kontrakan gak di sekitar situ??? terima kasih..

  • sutandi
    30 June 2009 - 9:16 am | Permalink

    Pak saya lg cari rumah kontrakan deket st.bogor bisa bantu ga?saya butuh informasi..email saya sutankindi@gmail.com..makasih atas informasinya

  • 9 November 2016 - 6:12 am | Permalink

    Senengnya bisa dapat kontrakan nyaman, aman, dan bagus. Baru tahu Bogor sekarang panas …

  • Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *