a words from my life as information technology people

Archive for February, 2008

Kelakuan Vista: Cannot Shutdown

Wednesday, February 27th, 2008

Salah satu notebook di kantor, Dell Vostro, beberapa hari belakangan ini sama sekali tidak bisa shutdown. Bahkan pernah saya biarkan dan hingga keesokan harinya masih saja dalam status trying to shutdown.
Notebook itu terinstall Vista Business dan merupakan bagian dari domain kantor serta digunakan sehari-hari oleh Office Manager saya. So, status user dia hanyalah user biasa dan bukan administrator.
So, akhirnya saya periksa notebook tersebut dan login dengan menggunakan user saya (yang kebetulan diberik hak administrator). Saat login dan di windows tidak ada masalah berarti. Lalu saya coba shutdown, windows kemudian meminta waktu untuk melakukan update OS. Setelah proses update selesai, windows dapat shutdown dengan sempurna. Hmm.. jangan-jangan???
Saya kembalikan ke Office Manager dan beliau kemudian login dengan user dia dan mencoba men-shutdown notebook tersebut. Eng ing eng.. notebook shutdown dengan cepat dan perfect.
Bingo… ternyata ada Update yang menggantung dan tidak bisa dilakukan karena user yang login tidak memiliki akses administrator. Wah.. ini masalah nih… mudah-mudahan MS menyadari-nya.

Cara Upgrade WordPress via SSH

Tuesday, February 26th, 2008

Ah.. ini sih saya tulis biar saya sendiri tidak lupa cara untuk upgrade WordPress via SSH. Kenapa bisa lupa? Jelas lah, karena saya lebih banyak berkecimpung di dunia Windows dan .NET sementara blogs ini di host di server berbasis linux.

So, inilah step-step yang saya lakukan buat upgrade WordPress:
1. Masuk ke WordPress admin dan matikan Plugins.

2. Login ke server dengan menggunakan SSH, biasanya saya menggunakan SSH Secure Shell

3. Navigasi ke directory tempat blogs anda berada, pada kasus saya blogs berada di root direktori dari website.. so berada di htdocs

4. Download WordPress versi terbaru, ketik:
wget http://wordpress.org/latest.tar.gz

5. Extract hasil download tersebut, biasanya akan diextract ke direktori wordpress
tar -xzvf latest.tar.gz

6. Buat direktori backup
mkdir backup

7. Copy file-file penting ke direktori backup
cp wp-config.php .htaccess backup
cp -R wp-content backup

8. Hapus file-file wordpress lama
rm wp*.php .htaccess license.txt readme.html xmlrpc.php
rm -rf wp-admin wp-includes

9. Kopi kembali file-file penting dari direktori backup
cp backup/wp-config.php .

10. Kopi semua file hasil ekstrasi ke file root dari website
cp -r wordpress/* .

11. Buka file upgrade.php di browser untuk melakukan update database
http://nama-website/wp-admin/upgrade.php

12. Hapus file-file yang tidak perlu
rm latest.tar.gz
rm -rf wordpress

Kalau masih kesulitan, jangan segan-segan berkunjung ke forum WordPress ya.
Happy Blogging

Sepi…

Monday, February 18th, 2008

Lone and lonely road
Social life aku dalam bahaya nih.

Terus terang saya gak menyangka akan segini parah-nya. Karena saya sudah sering jauh dari keluarga. Seminggu hingga dua minggu di pelosok Indonesia pernah dijabanin. Bahkan 2 bulan di London pun sudah pernah. Tapi rasa kangen dengan keluarga saat ini begitu kuatnya bahkan lebih kuat daripada ketika di London dulu.
Atau mungkin karena disini tidak ada teman Indonesia yang bisa diajak diskusi dan doing out of job things seperti waktu di London dulu?
Atau karena merasa dekat karenanya merasa lebih gampang pulang daripada ketika di London. Yah, bandingkanlah harga tiket yang USD 1000 dengan USD 50. Jauh banget kan bedanya :D
Entahlah.. yang pasti sekarang ini saya merasa sepi.. hiks hiks… help help.

PulKam dengan oleh-oleh

Wednesday, February 13th, 2008

Tanggal 7-8 Februari kemarin adalah hari libur karena Tahun Baru Cina / Imlek. Berarti long weekend dong, dan di CyberJaya berarti bencana bila anda tidak masak sendiri seperti saya. Walaupun ini berarti memperlambat perubahan status saya untuk menjadi Tax Resident serta me-reset kondisi waktu tinggal saya di luar Indonesia kembali ke nol. Tapi berhubung ada keperluan yang cukup mendesak dan terutama karena kangen keluarga, akhirnya saya putuskan untuk pulang juga. Karena-nya saya langsung meminta ijin untuk pulang ke Indonesia dan ternyata di kabulkan. :D
Di Indonesia ternyata cuaca kurang bersahabat. Bogor bahkan lebih parah. Mendung terus menggantung. Hujan kadang turun deras kadang berhenti kadang gerimis. Betul-betul khas Kota Hujan. Angin malam yang dingin menusuk ternyata membuat kondisi badan memburuk dan akhirnya saya terkena radang tenggorokan disertai demam yang mengganggu.
Hari minggu (10-2) saya akhirnya ke dokter di RS. Azra ditemani istri. Dan ternyata memang sedang musim. Banyak sekali pasien disana dengan keluhan yang sama. Dengan obat pemberian dokter, demam saya agak berkurang. Dan akhirnya saya kembali ke Malaysia pada senin (11-2) pagi dengan membawa oleh-oleh sakit :D

KBRI Kuala Lumpur

Tuesday, February 5th, 2008

Akhirnya kemaren berkesempatan juga ke KBRI. Setelah Jum’at 1 Feb kemarin gagal karena KBRI ikutan libur sehubungan dengan Hari Persekutuan. Berangkat pagi sekali dari Cyberjaya dengan menggunakan Bis T429 bermodal RM1 untuk satu hari. Lalu disambung dengan Bis E1 ke KL Sentral seharga RM5 untuk satu hari dan turun di Pasar Seni. Dari situ saya sambung dengan menggunakan LRT jalur Kelana Jaya menuju stasiun Ampang Park, disini saya ditagih RM1.6 untuk satu kali jalan. Nah dari Ampang Park saya naik Taksi ke KBRI dengan biaya sekitar RM5. Berangkat jam 7 pagi dari CyberJaya sampai jam 9 di KBRI, gak jauh beda nih dengan waktu perjalanan Bogor-Jakarta :D
Saya antri ke Lapor Diri bagian umum dan memperoleh antrian nomor 258 sementara yang baru dilayani adalah nomor 3. Phiuh. Sementara untuk antrian translasi dan legalilasi saya memperoleh antrian nomor 25. Lirik punya lirik, antrian di bagian pendidikan tidak begitu banyak…. ah enaknya menjadi mahasiswa.
So.. satu jam kemudian saya dipanggil di bagian translasi dan legalisasi. Menyerahkan SIM A saya, Akta Kelahiran Audin dan Surat Nikah. Untuk legalisasi akta dan surat nikah langsung dilakukan saat itu juga dan tanpa bayaran. Sementara untuk translasi SIM saya ditarik biaya RM 60 dan diminta datang mengambil esok hari (5 Feb) jam 3. Hmm.. dibawah perkiraan saya.
Dan mulailah penantian yang penuh perjuangan. Sempat berbincang dengan orang Surabaya yang telah tinggal 20 tahun di Malaysia. Beliau bercerita tentang perkembangan KBRI Kuala Lumpur dari waktu ke waktu. Menurutnya sekarang ini sudah lebih teratur dan lebih bersih daripada dulu. Beliau bahkan bercerita bahwa KBRI pernah seperti pasar kaget di Indonesia; penuh sampah, banyak pedagang dan lain sebagainya yang khas Indonesia. Beliau juga bercerita tentang pertanyaan seorang Polis Malaysia ke beliau yaitu mengapa Orang Indonesia mencari kerja di Malaysia padahal Malaysia tidak memiliki sumber daya apapun hanya perkebunan, sementara Indonesia punya Minyak, Gas, Emas dan berbagai sumber daya alam lainnya. Saya hanya tersenyum mesem saja mendengarnya… mengingat semua sumber daya alam itu tidak diserahkan pengelolaannya ke pribumi tapi kepada asing. Kasian deh rakyat Indonesia… pemerintahnya lebih memilih memberi pekerjaan kepada orang asing daripada rakyatnya sendiri.
Sempat tertidur juga. Hingga akhirnya nomor saya muncul pada jam 12.15. Tiga jam menunggu :D Dan sialnya oleh bagian konsulat, saya ditolak untuk lapor diri karena lama tinggal belum mencukupi waktu minimum tinggal di luar Indonesia. Walah… ini betul-betul tiga jam yang sia-sia.