a words from my life as information technology people

Archive for March, 2008

Keluhan Penghuni Pesona Cilebut

Monday, March 31st, 2008

Siang ini tiba-tiba seorang rekan tetangga Pesona Cilebut me-ym saya. Dia mengeluh semakin tidak aman-nya Pesona Cilebut. Karena semakin banyak maling yang beroperasi disana. Menurut beliau sebuah mesin jet pump milik tetangganya telah tercuri Jum’at kemarin. Bahkan barang di rumah beliau ada yang hilang saat ditinggal pergi beberapa hari.
Walah.. sebegitu parahnyakah Pesona Cilebut??
Sebagai salah satu mantan anggota Pesona Cilbut saya turut berduka cita. Padahal ini adalah perumahan yang harusnya keamanannya bagus. Bagaimana dengan Developer Mitra Cemerlang Prestasi? Bukankah mereka masih membuka kantor marketing di wilayah tersebut?

Mitra Cemerlang Prestasi… mana janjimu nih? Penghuni sudah bayar mahal namun sebagai timbal balik diberi rumah yang jauh tidak sebanding antara harga dan kualitas serta faktor lingkungan yang tidak mendukung.

Menuju KLIA LCCT dari Cyberjaya

Friday, March 28th, 2008

KLIA LCCT terletak kurang lebih 20km dari KLIA. Bandara LCCT yang merupakan bandara tempat mendarat-nya AirAsia, Tiger Airways dan beberapa penerbangan Low Cost lainnya memang agak sukar diakses dibandingkan KLIA. Beberapa waktu ini saya selalu mengandalkan Taksi untuk mencapai KLIA LCCT dari Cyberjaya. Namun ternyata ada beberapa alternatif lain euy.

Alternatif 1
Taksi. Ini jelas. Paling cepat. Tinggal duduk dan sampe deh. Kurang lebih 30 menit hingga 1 jam tergantung kondisi jalanan. Biayanya paling mahal, antara RM50-RM60

Alternatif 2
Gabungan Bis dan KLIA Express Rail Link (ERL). Dari Cyberjaya menggunakan bis RapidKL T429 ke West Transport Terminal di Putrajaya Central, biayanya sekitar RM1 dan waktu tempuh kurang dari 15 menit. Di Putrajaya Central kemudian ganti menggunakan ERL ke KLIA dengan biaya RM6.20 dan ditempuh dalam waktu 20 menit. Di KLIA kemudian naik Shuttle Bus Service KLIA - LCCT yang terletak di Platform 8, bus station at Ground Floor, Car Park C, Main Terminal Building (MTB) dan dioperasikan oleh Nadi KLIA. Biaya Shuttle Bus sekitar RM1.5 dengan waktu tempuh kurang lebih 25 menit. So total biaya yang dikeluarkan RM8.7 dan total waktu tempuh 55 menit tidak termasuk waktu tunggu.

Alternatif 3
Ini alternatif orang yang punya banyak waktu. Dari Cyberjaya naik bus RapidKL T429 ke Putrajaya Central. Kemudian berganti dengan KL Sentral ERL seharga RM9.5 atau naik bus RapidKL E1 ke KL Sentral seharga RM 5. Dari KL Sentral di Lower Ground naik SkyBus yang langsung menuju KLIA LCCT dengan biaya RM 9 dan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit. Sehingga total biaya yang dikeluarkan antara RM15 hingga RM19.5 dan total waktu tempuh bisa mencapai 3 jam dengan tidak menghitung waktu tunggu.

Review
Kalau terburu-buru jangan ragu untuk ambil Alternatif 1 karena ketinggalan pesawat bukanlah pilihan yang menarik. Tapi kalau punya waktu yang cukup, misalnya 2 jam, maka ambil alternatif 2. Sedangkan bila memang niat buang-buang waktu maka alternatif 3 adalah pilihan menarik.

Pilihan Pemasangan Akses Internet di Malaysia

Thursday, March 27th, 2008

Pagi ini saya menghubungi TM (Telekom Malaysia) untuk mencoba mencari tahu proses memperoleh telepon rumah karena di rumah yang akan saya sewa nanti tidak ada teleponnya namun sudah ada jalurnya. Kenapa saya butuh jalur telepon? Karena itu satu-satunya cara agar saya bisa daftar ADSL dari TM. Ternyata TM dengan ramahnya mengatakan bahwa bila memang sudah ada jalur mereka bisa memproses dalam waktu 2-3 hari. Cukup bayar registrasi dan deposit awal serta biaya materai (stamp duty) yang cukup murah. Namun setelah saya sampaikan bahwa saya bukan orang lokal, petugas kemudian menambahkan bahwa saya harus memberikan deposit RM1000. Duh…
So cari alternatif lain deh yaitu via wireless broadband. Pilihan jatuh ke Maxis. Sebulan saya dikenakan biaya RM68 unlimited sudah termasuk modem 3G HSDPA. Dan lagi-lagi saya kena deposit RM300, namun kali ini lebih rendah daripada deposit sebelumnya. Namun saat saya baca baik-baik persyaratan dan regulasi-nya saya terbentur dengan kalimat ‘Maksimal download dalam satu bulan tidak melebihi 3GB’. Weleh… ini seh gak unlimited dong.
Ada pilihan apa lagi yah??

McLaren Formula 1… Pindah Ke Lain Hati Ahh…

Monday, March 24th, 2008

Kimi McLaren in Formula 1 2005. Property of F1Racing.net
Sejak mulai mengikuti Formula 1 pada jaman Ayrton Senna dulu, Tim McLaren adalah favorit saya. Saya masih ingat di tahun 2005 dan 2006 takkala Kimi berjuang dengan kondisi McLaren yang tidak mumpuni dan dibawah standar setelah tahun-tahun sebelumnya yang cukup memberikan perlawanan. Terutama balapan di European Grandprix 2005 saat Kimi berjuang dengan ban depan yang tinggal menunggu rusak hingga akhirnya kolaps di lap terakhir. Waktu itu bos-ku sempat ngomong kamu menjagokan Kimi-nya atau McLaren-nya dan saya jawab dengan McLaren. Pada tahun 2005 dan 2006 itu Alonso dari Renault menjadi juara dunia yang berarti berhasil mencongkel dominasi Schumacher dan membuat Formula 1 tidak membosankan dengan dominasi Tim Merah selalu
Tapi semua berubah tahun lalu. McLaren tiba-tiba tampil perkasa setelah membawa Alonso sang juara bertahan dari Renault. Dan kemudian muncul masalah spionase. Dan 2007 pun diakhiri dengan drama pertengkaran antara driver McLaren yang berakhir dengan kemenangan spektakuler Kimi.
Dan musim 2008 pun dimulai. Kemarin Kimi menang di Sepang sementara Hamilton sebelumnya di Australia. Dimana Alonso? Sayup-sayup terdengar. Mobil Renault-nya tahun ini tidak bisa berbuat banyak dibandingkan mobil Ferrari dan McLaren.

Kok bisa ya McLaren mempunyai mobil yang mumpuni di tahun 2007 setelah keok di tahun-tahun sebelumnya? Aku masih cukup ingat bahwa Alonso sudah mulai melakukan test drive di McLaren semenjak sebelum tahun 2007 dimulai. Dengan pengalamannya di Renault serta dana McLaren sepertinya itu menjadi formula yang bagus untuk melahirkan mobil mumpuni. Apalagi bila ditambah data Ferrari :D
Tapi apakah itu membuktikan bahwa Alonso merupakan salah satu resep sukses suatu mobil mumpuni? Saya rasa untuk membuktikannya kita harus melihat hasil dari musim ini. Sejauh ini Renault masih tidak menunjukkan tanda-tanda sebagai mobil mumpuni bahkan BMW Sauber sudah mulai meninggalkan-nya. Atau perlu tambahan data Ferrari juga nih.
So.. kalau sekarang ditanya siapakah tim favorit saya? Dan akan saya jawab tidak ada, karena McLaren yang saya favoritkan dulu ternyata begitu.
Tapi kalau ditanya apa yang paling kamu tunggu tahun ini akan saya jawab dengan Alonso dengan Renault-nya menjuarai salah satu seri di Formula 1. Kenapa? Karena dengan demikian berarti akan membuktikan bahwa beliau adalah pembalap mumpuni.
Terus berarti saya mem-favoritkan Alonso dong? Tidak juga, karena saat ini siapapun yang menang di Formula 1 tidak pengaruh bagi saya. Saya juga ingin melihat Hamilton naik menjadi juara dunia untuk membungkam orang-orang yang mengatakan bahwa kesuksesan dia tahun lalu adalah karena adanya Alonso di sampingnya.

Poliklinik di Cyberjaya

Sunday, March 23rd, 2008

Resep dan Obat
Beberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri untuk mampir ke dokter di Poliklinik Cyberjaya yang bertempat di Street Mall. Dikatakan menyempatkan diri sebenarnya juga tidak, tapi lebih tepatnya menyengajakan diri karena waktu itu batuk dan pilek saya semakin parah.
Saat masuk ke ruang tunggu, bau rumah sakit/ruang prakter dokter segera menyergap. Ternyata gak jauh beda dengan di Indo. Saya lalu mendaftarkan diri dengan menggunakan paspor sebagai identitas diri. Data-data saya kemudian dicatat ke dalam komputer oleh penerima tamu.
Tidak lama kemduian saya dipanggil masuk. Dokternya seorang wanita keturunan India, yang paling jelas terlihat adalah pakaiannya yang sangat India sekali. Tapi kemudian perhatian saya lebih kearah sebuah layar lcd komputer yang ada di meja dokter tersebut. Jangan-jangan…
Setelah di tanya ini itu dan diperiksa ini itu, sang dokter kemudian menulis di atas layar lcd komputer. Waduh.. beneran seperti dugaan.. itu tablet pc. Lirik punya lirik, layar yang ditulisi oleh dokter tersebut mirip dengan Microsoft Journal di Tablet T1000 milik istriku dulu.
Setelah saya diusir dari ruang dokter, sang penerima tamu kemudian memanggil saya dan memberikan obat plus kuitansi senilai RM38. Tidak jauh berbeda dengan di Indo.
Hmmm.. berarti antara ruang dokter dengan ruang tunggu sudah online. Entah online benar atau hanya sharing.. who knows. Tapi boleh juga nih, poliklinik saja sudah komputerisasi bagaimana rumah sakitnya yah.
Dan jadi ingat dulu saat mengantar Audi ke dokter di Bogor Medical Center, saya juga sempat melihat adanya pc di meja dokter. Namun saat itu saya meragukan pc apakah para dokter menggunakan pc tersebut atau tidak. Dan ternyata saat itu memang tidak digunakan. Mungkin harus mencontoh poliklinik yang di cyberjaya.. yaitu menggunakan tablet pc sehingga para dokter tidak perlu menggunakan keyboard yang dipastikan lebih berkuman daripada sebuah pena.

ASP.NET 2.0: GridView DataFormatString

Saturday, March 22nd, 2008

Sesuai contoh di MS Visual Studio, DataFormatString haruslah berbentuk {0:x} dimana x adalah FormatString yang hendak digunakan. Namun anehnya bila saya menggunakan predefined string seperti karakter n, c, g dan d maka data di kolom tersebut tidak ditampilkan sesuai format yang saya inginkan. Namun bila menggunakan format sendiri seperti {0:dd/MM/yyyy} maka data akan ditampilkan sesuai format tersebut.
Biasanya untuk menghandel masalah ini saya menjadikan kolom tersebut Template Column, cara yang paling sederhana untuk orang malas seperti saya :D
Ternyata dari sini saya dapat solusi sederhana, cukup rubah nilai property HTMLEncode menjadi false.

Contoh:

<asp :BoundField
DataField="LUAS"
HeaderText="Luas (M2.)"
SortExpression="LUAS"
DataFormatString="{0:n}"
HtmlEncode="False" >
<itemstyle HorizontalAlign="Right" />
</asp>

Shuttle Bus Cyberjaya, Sebuah Komentar

Saturday, March 22nd, 2008

Shuttle Bus Cyberjaya adalah kendaraan utama bagi saya dan sebagian besar penghuni Cyberjaya yang belum memiliki kendaraan sendiri. Shuttle Bus gratis yang disediakan oleh pemerintahan Cyberjaya ini memang sangat berguna terutama karena disini tidak ada angkot maupun kendaraan umum lainnya. Alternatif kendaraan umum yang ada hanyalah Taxi. Namun karena gratis dan pengemudinya masih manusia jelaslah pasti banyak keluhan maupun komentar setelah sekian lama menggunakan fasilitas ini.

Rute Shuttle Bus
Shuttle Bus ini disediakan oleh Pemerintah Cyberjaya bekerjasama dengan RapidKL. Terbagi atas dua rute, yaitu Rute 1 dan Rute 2. Rute 1 lebih mengarah kepada mahasiswa Universitas Lim Kok Wing sedangkan Rute 2 mengarah kepada Pegawai atau Pekerja di perusahaan-perusahaan yang bermukim di Cyberjaya. Keduanya bermula dan berakhir di Cyberjaya Transport Terminal (CTT) / Street Mall. Keduanya juga melalui wilayah tempat tinggal yang paling ramai, Cyberia, tempat saya tinggal juga.

Jadwal
Rute 1 dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 9 malam. Untuk hari kerja (Senin-Jum’at) setiap 15 menit sekali. Sedangkan hari libur dan Sabtu/Minggu setiap 30 menit sekali.
Rute 2 dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 12 malam. Pada hari kerja (Senin-Jum’at) setiap 15 menit sekali pada jam sibuk; 20 menit sekali pada jam tidak sibuk; dan 1 jam sekali setelah lewat jam 9 malam. Sedangkan pada hari libur dan Sabtu/Minggu setiap 1 jam sekali.

Faktor Pengemudi
Walaupun jadwal dan rute sudah ditentukan, namun semuanya kembali kepada faktor pengemudi. Beberapa kali saya mendapatkan pengemudi yang potong arah tidak memenuhi aturan rute yang ditentukan. Berhubung halte tempat saya bekerja dilalui dua kali oleh Shuttle Bus Rute 2, kadangkala saya didamprat pengemudi karena mereka hendak ke arah CyberHeight dan bukan ke CTT/Street Mall; Namun lebih sering bus tidak mau berhenti bilamana saya stop. Kadangkala dampratan atau tidak mau berhenti itu saya pahami bila hari kerja, karena bisa saja bus berikutnya berarah ke CTT/Street Mall; namun bila bukan hari kerja sangat membuat saya kesal berhubung bus hanya ada 1 jam sekali.
Akhirnya saya hapal siapa pengemudi yang baik, dimana dia melalui semua rute yang ditentukan serta tidak komentar apapun. Pengemudi yang tidak memenuhi aturan rute bila bukan hari kerja. Pengemudi yang informatif. Serta pengemudi yang menyebalkan serta tukang damprat.
So.. bila terlihat pengemudinya adalah sopir yang `bermasalah` biasanya saya tidak mau menyetop daripada sakit hati :D

Notebook, Nescafe Ice and Outdoor Work

Wednesday, March 5th, 2008

Ah hari ini pengen coba beda sedikit. Walaopun batere notebook biasanya gak tahan lama, palingan hanya 1 jam, tapi iseng pengen bekerja di udara terbuka sekali-kali. Dan kali ini targetnya adalah taman yang ada di tengah building.
Notebook fully charged, pesan nescafe ice dari Techno Cafe dan bercokollah saya di taman. Kualitas wireless ke kantor di posisi low tapi gak masalah selama masih bisa konek. Buktinya ini menulis blog masih di taman.
Fiuh.. udara segar. Orang asing yang lalu lalang dan tidak peduli dengan kelakuan saya serta Nescafe Ice yang segar benar-benar menambah sedikit energi. Sayang, kapasitas batere notebook yang hanya satu jam membuat saya tidak bisa berlama-lama menikmati suasana ini.