Sony Vaio Z116GG

DSC02426

Akhirnya saya memiliki dana untuk membeli Sony Vaio Z116GG yang merupakan idaman saya sejak 2010. Z116GG sebenarnya adalah kode yang terdiri dari nama produk Z1 atau VPCZ1 dan 16GG yang merupakan varian. Saya membeli Vaio Z1 keluaran 2010 ini pada bulan Oktober 2011 kemarin, saat itu Sony telah mengeluarkan Vaio Z2 yang lebih ciamik lagi dari punya saya ini. Namun menurut saya pribadi Vaio Z1 memiliki keunggulan dibanding Vaio Z2 terutama karena dalam body kecil Vaio Z1 ini masih ada optical drive dan dedicated GPU. Salah satu pertimbangan lain adalah harga Z1 jadi lebih bersahabat dibanding Z2. 
Notebook ini-pun resmi menjadi notebook ke-10 yang saya gunakan selama 14 tahun malang melintang di jagat IT.

Fitur

DSC02430Sony Vaio Z11GG datang dengan fitur standard:

  • Intel Core i5 540M (2.53GHz, Cache 3MB)
  • Nvidia GeForce GT 330M 1GB (Speed) / Intel GMA 4500MHD (Stamina)
  • 6GB RAM (Max 8GB)
  • 128GB SSD
  • DVD RW Multi
  • Wifi 802.11b/g, LAN, Bluetooth
  • 13.1” WXGA LED (1600 x 900)
  • Webcamera, Fingerprint
  • Windows 7 Professional 64-bit
  • Berat hanya 1.38kg

DSC02434Walaupun memiliki berat yang sangat enteng, yaitu 1.38kg yang bahkan lebih ringan dari Sony Vaio M126AG milik anak saya, Vaio Z1 ini dibenamkan kemampuan prima dan memiliki dedicated graphics card serta cukup banyak konektifitas seperti Lan, 3xUSB 2.0, MS Pro Duo, Memory Card Reader (MMC/SD), Express Card, VGA Out dan HDMI. Acer Aspire 4530 saya yang memiliki konektifitas yang sama terlihat sangat bongsor bila disandingkan dengan Vaio Z1.

Buildnya sangat mewah dengan warna yang elegan dan tulisan Vaio berwarna chrome di tengah-tengah lid notebook. Tentu saja karena Vaio Z merupakan produk premium dari jajaran Sony Vaio. Tidak lupa Fingerprint sensor yang terletak manis di bawah mousepad.

DSC02428Keyboard yang sangat nyaman digunakan karena Sony merupakan salah satu pelopor keyboard chiclet. Tidak dilupakan keyboard backlit yang sangat berguna bila saya mengetik di ruangan dengan pencahayaan kurang. Walaupun masih agak kagok saat menggunakan keyboard-nya karena terbiasa dengan Dell Vostro 1400 saya, namun akhirnya terbiasa dan semakin menikmatinya.

Tidak banyak lampu yang berseliweran di sekitar keyboard sehingga tidak menggangu mata. Hanya ada lampu hijau di pojok kanan atas yang menandakan status power dari Vaio ini.

DSC02429

Kelemahan utama bagi saya(yang menurut beberapa orang kelebihan) adalah Dynamic Hybrid Graphics System dari notebook ini. Sistem ini akan mendeteksi apakah kita terhubung dengan power outlet atau tidak serta apa pilihan dari power plan kita.
Apabila kita memilih ‘Balanced’ dimana saat notebook terhubung dengan listrik maka Vaio akan menggunakan Nvidia Geforce GT 330M sementara saat menggunakan batere maka Vaio akan menggunakan Intel GMA.
Sementara bila kita memilih ‘High performance’ maka Vaio akan tetap menggunakan Nvidia Geforce biarpun kita sedang menggunakan batere yang tentu akan sangat mengurangi kinerja batere itu sendiri.

Menurut saya lemah karena saat melakukan perpindahan dari Intel GMA ke Nvidia Geforce atau sebaliknya, Windows masih saja meminta konfirmasi saya berulangkali yang dikarenakan adanya aplikasi yang mungkin terganggu dengan perpindahan tersebut.
Hal ini tentu saja dapat dihindari dengan tidak memilih Auto tapi langsung Speed (Nvidia Geforce) atau Stamina (Intel GMA).

Saat sibuk, misalkan digunakan untuk bermain game yang membutuhkan grafis 3D yang cukup berat salah satu yang pernah saya coba adalah Mass Effect 2, internal fan dari Vaio baru sibuk bekerja dan tingkat panas dari notebook terutama CPU serta GPU bisa mencapai 87° dari standard 60° (posisi Speed) atau 50° (Stamina).

Kesimpulan

Puas, puas dan puas.

DSC02432Layar LED dari Vaio Z1 ini diklaim merupakan Vaio Display Premium sehingga warna dan displaynya begitu cerah dan lebih nyaman di mata. Keyboard yang empuk dan nyaman. Masih adanya optical drive yang bisa digunakan apabila diperlukan.

Startup dari cooldboot yang hanya memakan waktu sekitar 27s. Sedangkan dari sleep hanya butuh waktu 2s dan dari hibernate sekitar 7s. Semuanya berkat SSD-nya yang bagi saya super cepat.

Saat ini Vaio Z1 telah saya gunakan selama kurang lebih 6 bulan dan tidak ada satupun komplain berarti yang bisa saya utarakan. (isnandi.net)

Related Posts

Multimedia Card dan MS Pro Duo sebagai tempat penyimpanan data tambahan bagi notebook Sony Vaio Z116GG
Dengan SSD yang hanya 128GB, tidak terasa ruang kosong di Vaio saya ini semakin lama semakin menipis....
Menghapus e-mail ganda di Microsoft Outlook
Sebagai pengguna e-mail client, tentunya kita sering menghadapi masalah adanya e-mail ganda di Inbox...
Windows 8.1
Sudah hampir 6 bulan lebih saya meng-install MS Windows 8.1 di notebook Sony Vaio. Installasi ini...
Sony α software update
Agak kecewa juga saat melihat bahwa software bawaan (terutama PMB – Picture Motion Browser) yang disertakan...
Leave a comment

4 Comments.

  1. Spesifikasi yang sangat mengagumkan ditambah desainnya yang keren sangat menguggah hati para pembaca. Terutama yg ingin membeli produk tersebut. Nice share Om.

  2. Gan, kalo nambah tu kapasitas ssd ny gimane yak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>