Category Archives: Software

Software Unity

Updating to Unity 3.5.2f2

SNAGHTML996a78

Kemarin saya menyempatkan diri untuk membuka kembali Unity sejak terakhir saya membuka Unity pada sekitar Mei 2012. Ternyata telah ada update baru yaitu versi 3.5.2f2 dimana versi terakhir yang saya install adalah 3.5.0 (saat saya juga memperoleh lisensi iOS dan Android Basic secara gratis pada April 2012).

Saatnya upgrade dong dengan mendownload file upgrade sebesar 520MB dari laman Unity. Prosedur installasi secara otomatis akan menguninstall Unity lama serta tetap mempertahankan lisensi yang saya miliki saat ini.

Gadget iPhone Review Software

Papago M8! Pro SG&MY for iPhone

This review should be done a year ago when I’m still heavily using it in Malaysia, but it seems that I forgot to publish it.

Open-mouthed smile

The product can be viewed in here.

First of all, I was skeptical based on what other people saying in the review. But I decided to buy as it was much much more cheaper than buying a GPS Navigational device. And to my surprise, its work better than I expected. Sure it got a lot of things to fix, but this is better than Garmin Mobile XT that I used before.
Yes, its make your iPhone hot. But if I used my phone to talk with someone for about 30 minutes or more.. it get hot too.
Its find the signal as soon as I open it, very fast indeed.
Search was easy and fast. I’ve try to search a nearby POI in my old Mobile XT and it took forever to find it.
Routing was good, I’ve try the 3 different routing with my daily home-work journey and I found out that all of them serve the purposed routing. Nice.
GPS Nav is a tools, if you found out that it routes you through a funny places then you just continue with your own route, the GPS Nav would reroute to compensate it… I’ve done that when I’m using Mobile XT and I do that again when I’m using this apps.
I’ve seen the sluggish response here and there but so far I don’t find it when I’m navigating, so its still acceptable to me. If you’re looking for a blazing speed response then go ahead buy the GPS Navigational standalone devices instead an apps (I would really love to get my hand on Garmin Nuvi 3790 series). One thing for sure is, I always turn off all other apps when I’m using this apps.
Graphics need to be upgraded to support iPhone 4 Retina display though that’s why I give it a 4 star.

.NET Software Tips

Updated: Setting CommandTimeOut di TableAdapter

Ternyata, object this._adapter lebih sering bernilai null sehingga code dalam partial class table adapter tidak memberikan efek apapun. Namun object this.Adapter ternyata memberikan hasil yang ingin dicapai. Jadi rubah code di tahap 4 yang terdapat disini menjadi:

public int CommandTimeout
        {
            get
            {
                if (this.CommandCollection != null)
                    return (this.CommandCollection[0].CommandTimeout);
                else
                    return 30;
            }

            set
            {
                if (this.Adapter != null)
                {
                    if (this.Adapter.InsertCommand != null)
                        this.Adapter.InsertCommand.CommandTimeout = value;
                    if (this.Adapter.UpdateCommand != null)
                        this.Adapter.UpdateCommand.CommandTimeout = value;
                    if (this.Adapter.DeleteCommand != null)
                        this.Adapter.DeleteCommand.CommandTimeout = value;
                }
                if (this.CommandCollection != null)
                {
                    foreach (System.Data.SqlClient.SqlCommand SelectCommand in this.CommandCollection)
                    {
                        if (SelectCommand != null)
                        {
                            SelectCommand.CommandTimeout = value;
                        }
                    }
                }
            }
        }

.NET Software Tips

Setting CommandTimeOut di TableAdapter

Secara default, TableAdapter menggunakan TimeOut 30s untuk setiap interaksi-nya ke database. Namun ada kalanya suatu transaksi database membutuhkan waktu yang lebih lama dari 30s. Sayangnya TableAdapter tidak menyediakan akses secara langsung ke parameter TimeOut ini karena semua object yang diperlukan untuk interaksi dengan database dibuat secara on the fly saat dibutuhkan.

image
part of generated code at xxx.Designer.cs

Disinilah Partial Class berguna untuk membuat agar CommandTimeOut dapat diakses oleh source code kita.

1. Buka file .xsd tempat TableAdapter yang hendak kita buat agar CommandTimeOut dapat diakses seperti pada gambar dibawah ini;

image

2. Sorot TableAdapter yang diinginkan dan klik kanan. Pilih View Code dari PopUp Menu;

image

3. Visual Studio akan membuka file cs yang sesuai dan akan langsung menunjuk ke arah Partial Class yang relevan;

image

4. Tambahkan code berikut di dalam partial class yang relevan itu:

        public int CommandTimeout
        {
            get
            {
                return (this._adapter.InsertCommand.CommandTimeout);
            }

            set
            {
                this._adapter.InsertCommand.CommandTimeout = value;
                this._adapter.UpdateCommand.CommandTimeout = value;
                this._adapter.DeleteCommand.CommandTimeout = value;
                foreach (System.Data.SqlClient.SqlCommand SelectCommand in this._commandCollection)
                {
                    if (SelectCommand != null)
                    {
                        SelectCommand.CommandTimeout = value;
                    }
                }
            }
        }

5. Simpan dan tutup file tersebut

6. Sekarang anda sudah dapat mengakses CommandTimeOut dari TableAdapter di dalam source code. Contoh di bawah ini merubah TimeOut menjadi 120s atau 2 menit.

image

Software Tips

Menghapus e-mail ganda di Microsoft Outlook

Sebagai pengguna e-mail client, tentunya kita sering menghadapi masalah adanya e-mail ganda di Inbox kita. E-mail ganda ini dapat disebabkan banyak hal, namun biasanya dikarenakan jeleknya koneksi dengan server e-mail atau sibuknya server e-mail menyebabkan server tidak menerima response yang semestinya saat e-mail client telah mendownload suatu e-mail. Saat tidak adanya response ini, server e-mail menganggap bahwa client belum mendownload e-mail tersebut sehingga e-mail lama (yang seharusnya sudah terdownload) saat client mencoba menarik e-mail baru akan dikirim kembali oleh server.

Saat menggunakan Eudora atau TheBat! atau Thunderbird, banyak AddOns yang memudahkan saya untuk membuang e-mail ganda atau duplicate e-mail seperti ini. Namun hal ini ternyata agak sukar untuk Microsoft Outlook. Tapi dengan bertanya pada Om Google akhirnya saya bertemu dengan Outlook Duplicate Item Remover atau ODIR.

Installasi dari ODIR di Windows 7 64-bit Sony Vaio Z1 berjalan mulus namun saat membuka Outlook, saya diminta untuk memasukkan DVD installasi Visual Studio 2010 Professional. Hmm, apakah ini hanya untuk user yang memiliki Visual Studio 2010 atau juga terjadi pada semua user ya. Anyway jikalau installasi sudah selesai maka akan terdapat menu ODIR di main menu

image

Sorot dan pilih ‘Remove duplicate items sehingga muncul tampilan ODIR

SNAGHTML159378

Pilih folder yang hendak di cek (ODIR tidak hanya menghilangkan duplicate e-mail tapi juga data-data lain Outlook) dan klik tombol ‘Remove duplicate items`. ODIR kemudian akan memproses folder tersebut untuk mencari data-data yang memiliki duplikasi

image

Setelah proses selesai, ODIR akan memindahkan semua duplicate ke sub direktori yang baru. Anda dapat melakukan cross check, menghapus secara permanen atau membatalkan duplicate

image

(isnandi.net)

MySQL Software Tips Windows

Sinkronisasi Data Model dan Live Database menggunakan MySQL Workbench

Sepanjang pengalaman saya pribadi, hampir seluruh software yang saya kembangkan selalu mengalami perubahan database sepanjang perjalanan cycle-nya… baik saat pengembangan ataupun setelah deployment. Bagi yang sering menggunakan MySQL Workbench, tentu menyadari bahwa kita lebih sering frustasi karena fitur sinkronisasi Data Model dengan Live Database sering berakhir dengan pesan error dari Database. Bahkan saya beberapa kali memperoleh laporan perbedaan Data Model dan Live Database yang sama padahal Live Database sudah saya update manual… sungguh sangat menyesakkan.
Sejauh ini saya menduga bahwa cache dari Data Model tidak terupdate sepenuhnya, walaupun kita memperoleh pesan bahwa MySQL Workbench mencoba membaca data dari Live Database. Berbekal keyakinan ini, saya mencoba melakukan cara memutar yang agak panjang dengan tetap memanfaatkan MySQL Workbench (terutama karena tools ini gratis).

Tools yang digunakan: MySQL Workbench 5.2.33 CE

  1. Lakukan Backup Live Database melalui menu Server Administrator > Manage Import / Export > Data Export / Restore dan pilih Live Database yang hendak di backup. Jangan lupa di tick `Export to Self-Contained File` dan `Dump Stored Routines`. Mari kita namakan livedata.sql
  2. Buka Data Model yang baru melalui menu Data Modelling > Open Existing EER Model dan pilih Data Model yang diinginkan.
  3. Export Data Model ini menjadi SQL Script dengan menggunakan menu File > Export > Forward Engineer SQL Create Script. Misal kita beri nama newmodel.sql dan ikuti petunjuk di layar (Biasanya cukup Klik Next dan Next dan Finish)
  4. Selanjutnya tutup Data Model/tab yang terbuka di MySQL Workbench. Kemudian lakukan load Data Model script hasil export diatas ke dalam MySQL Workbench melalui menu Data Modelling > Create EER Model From SQL Script serta memilih file newmodel.sql
  5. Setelah proses Reverse Engineer diatas selesai, maka kita siap melakukan sinkronisasi. Buka menu File > Export > Forward Engineer SQL Alter Script. Pada bagian input file, masukkan script Backup Live Database (livedata.sql). Bagian output file dapat dikosongkan.
  6. Klik Next dan ditampilkan Script perubahan yang diperlukan. Review dan save script ke file.
  7. Tutup Data Model hasil Reverse Engineer dan jalankan Script perubahan hasil dari proses diatas di SQL Editor untuk mengaplikasikan perubahan ke Live Database

Jalannya agak panjang, namun setidaknya proses sinkronisasi (tanpa harus forward engineer) bisa dilakukan tanpa pesan error yang cukup berarti.

iPhone Software

WordPress for iPhone

Ternyata ada wordpress untuk iPhone. So saya download dari App Store deh. Lumayan. Bisa lihat comment2 terakhir dan juga bisa posting. Ini nih contoh postingan menggunakan apps ini.

Gadget Hardware Software Sony A33

Sony α software update

Agak kecewa juga saat melihat bahwa software bawaan (terutama PMB – Picture Motion Browser) yang disertakan dalam paket Sony α33 ternyata tidak mendukung 64-bit OS. PMB yang disertakan dalam paket Sony α33 adalah PMB v3.1.0. Karena penasaran saya-pun bertanya pada Om Google dan akhirnya menemukan update bagi software tersebut, yaitu V4.2.10. Update ini sepenuhnya mendukung Windows 7 64-bit version. Namun sebelum menginstall software ini, kita diharuskan sudah menginstall versi software yang ada dalam CD yang disertakan dalam paket kamera Sony α kita.

Update itu bisa diperoleh di:
http://support.sony-europe.com/dime/downloads/downloads.aspx?site=odw_en_GB&f=PMB_V4210

Sementara update bagi Sony Image Data Suite untuk Windows OS bisa diperoleh di:
http://support.sony-europe.com/dime/downloads/downloads.aspx?site=odw_en_GB&f=sids_win2

Untuk pengguna Sony α seri lainnya serta menggunakan Windows OS 64-bit version, baca baik-baik keterangan di bagian `Using PMB with Windows Vista / Windows 7 64-bit version`.