Category Archives: Windows

8.1 Windows

Windows 8.1 Update

Pagi ini Windows 8.1 saya tiba-tiba terasa lambat dan tidak snappy. Setelah melakukan pengecekan singkat akhirnya saya memutuskan untuk me-restart notebook Sony Vaio saya.

image

Namun saat meng-klik power button ternyata ada pilihan ‘Restart’ berubah menjadi ‘Update and Restart’ yang menandakan ada update bagi Windows yang bisa saya terapkan. So saya pilih dan ternyata ada 3 update yang harus dilakukan serta memakan waktu yang cukup lama. Sempat saya tinggalkan buat kopi namun ternyata update-nya masih berlangsung… kebayang kan betapa lamanya itu. Akhirnya saya tinggalkan dengan menotol-notol smartphone saya bermain games dan chatting.

read more »

8.1 Windows

Windows 8.1

image

Sudah hampir 6 bulan lebih saya meng-install MS Windows 8.1 di notebook Sony Vaio. Installasi ini saya lakukan karena keinginan untuk membuat aplikasi Windows Phone (yang sampai sekarang masih belum terlaksana juga). Dan karena memang didesain untuk tablet dan bukan untuk desktop maka seperti juga pengguna lainnya saya mengalami kesulitan.

read more »

Google Android Tips Windows

Setup Android JAVA_HOME environment variables

Untuk melakukan coding Android menggunakan Android Development Tools (ADT) berbasis Eclipse, diperlukan Java Development Kit yang telah terinstall dengan baik di komputer anda. JDK terupdate bisa anda download disini

Setelah installasi JDK selesai dengan sukses, ternyata ADT memerlukan anda untuk mensetup ‘Environment Variables’ windows untuk memberitahu dimana lokasi JDK berada.
read more »

.NET Software Tips

Updated: Setting CommandTimeOut di TableAdapter

Ternyata, object this._adapter lebih sering bernilai null sehingga code dalam partial class table adapter tidak memberikan efek apapun. Namun object this.Adapter ternyata memberikan hasil yang ingin dicapai. Jadi rubah code di tahap 4 yang terdapat disini menjadi:

public int CommandTimeout
        {
            get
            {
                if (this.CommandCollection != null)
                    return (this.CommandCollection[0].CommandTimeout);
                else
                    return 30;
            }

            set
            {
                if (this.Adapter != null)
                {
                    if (this.Adapter.InsertCommand != null)
                        this.Adapter.InsertCommand.CommandTimeout = value;
                    if (this.Adapter.UpdateCommand != null)
                        this.Adapter.UpdateCommand.CommandTimeout = value;
                    if (this.Adapter.DeleteCommand != null)
                        this.Adapter.DeleteCommand.CommandTimeout = value;
                }
                if (this.CommandCollection != null)
                {
                    foreach (System.Data.SqlClient.SqlCommand SelectCommand in this.CommandCollection)
                    {
                        if (SelectCommand != null)
                        {
                            SelectCommand.CommandTimeout = value;
                        }
                    }
                }
            }
        }

.NET Software Tips

Setting CommandTimeOut di TableAdapter

Secara default, TableAdapter menggunakan TimeOut 30s untuk setiap interaksi-nya ke database. Namun ada kalanya suatu transaksi database membutuhkan waktu yang lebih lama dari 30s. Sayangnya TableAdapter tidak menyediakan akses secara langsung ke parameter TimeOut ini karena semua object yang diperlukan untuk interaksi dengan database dibuat secara on the fly saat dibutuhkan.

image
part of generated code at xxx.Designer.cs

Disinilah Partial Class berguna untuk membuat agar CommandTimeOut dapat diakses oleh source code kita.

1. Buka file .xsd tempat TableAdapter yang hendak kita buat agar CommandTimeOut dapat diakses seperti pada gambar dibawah ini;

image

2. Sorot TableAdapter yang diinginkan dan klik kanan. Pilih View Code dari PopUp Menu;

image

3. Visual Studio akan membuka file cs yang sesuai dan akan langsung menunjuk ke arah Partial Class yang relevan;

image

4. Tambahkan code berikut di dalam partial class yang relevan itu:

        public int CommandTimeout
        {
            get
            {
                return (this._adapter.InsertCommand.CommandTimeout);
            }

            set
            {
                this._adapter.InsertCommand.CommandTimeout = value;
                this._adapter.UpdateCommand.CommandTimeout = value;
                this._adapter.DeleteCommand.CommandTimeout = value;
                foreach (System.Data.SqlClient.SqlCommand SelectCommand in this._commandCollection)
                {
                    if (SelectCommand != null)
                    {
                        SelectCommand.CommandTimeout = value;
                    }
                }
            }
        }

5. Simpan dan tutup file tersebut

6. Sekarang anda sudah dapat mengakses CommandTimeOut dari TableAdapter di dalam source code. Contoh di bawah ini merubah TimeOut menjadi 120s atau 2 menit.

image

MySQL Software Tips Windows

Sinkronisasi Data Model dan Live Database menggunakan MySQL Workbench

Sepanjang pengalaman saya pribadi, hampir seluruh software yang saya kembangkan selalu mengalami perubahan database sepanjang perjalanan cycle-nya… baik saat pengembangan ataupun setelah deployment. Bagi yang sering menggunakan MySQL Workbench, tentu menyadari bahwa kita lebih sering frustasi karena fitur sinkronisasi Data Model dengan Live Database sering berakhir dengan pesan error dari Database. Bahkan saya beberapa kali memperoleh laporan perbedaan Data Model dan Live Database yang sama padahal Live Database sudah saya update manual… sungguh sangat menyesakkan.
Sejauh ini saya menduga bahwa cache dari Data Model tidak terupdate sepenuhnya, walaupun kita memperoleh pesan bahwa MySQL Workbench mencoba membaca data dari Live Database. Berbekal keyakinan ini, saya mencoba melakukan cara memutar yang agak panjang dengan tetap memanfaatkan MySQL Workbench (terutama karena tools ini gratis).

Tools yang digunakan: MySQL Workbench 5.2.33 CE

  1. Lakukan Backup Live Database melalui menu Server Administrator > Manage Import / Export > Data Export / Restore dan pilih Live Database yang hendak di backup. Jangan lupa di tick `Export to Self-Contained File` dan `Dump Stored Routines`. Mari kita namakan livedata.sql
  2. Buka Data Model yang baru melalui menu Data Modelling > Open Existing EER Model dan pilih Data Model yang diinginkan.
  3. Export Data Model ini menjadi SQL Script dengan menggunakan menu File > Export > Forward Engineer SQL Create Script. Misal kita beri nama newmodel.sql dan ikuti petunjuk di layar (Biasanya cukup Klik Next dan Next dan Finish)
  4. Selanjutnya tutup Data Model/tab yang terbuka di MySQL Workbench. Kemudian lakukan load Data Model script hasil export diatas ke dalam MySQL Workbench melalui menu Data Modelling > Create EER Model From SQL Script serta memilih file newmodel.sql
  5. Setelah proses Reverse Engineer diatas selesai, maka kita siap melakukan sinkronisasi. Buka menu File > Export > Forward Engineer SQL Alter Script. Pada bagian input file, masukkan script Backup Live Database (livedata.sql). Bagian output file dapat dikosongkan.
  6. Klik Next dan ditampilkan Script perubahan yang diperlukan. Review dan save script ke file.
  7. Tutup Data Model hasil Reverse Engineer dan jalankan Script perubahan hasil dari proses diatas di SQL Editor untuk mengaplikasikan perubahan ke Live Database

Jalannya agak panjang, namun setidaknya proses sinkronisasi (tanpa harus forward engineer) bisa dilakukan tanpa pesan error yang cukup berarti.

.NET Software Tips Windows

How to set default browser in Visual Studio 2008

Ok, I always forgot how to this from time to time and I think its time for me to write it down. It happens every time I change my default browser from IE to Firefox or to Chrome. So I usually turn off their annoying `please make me your default browser` dialog box. But each time I upgrade the browser to the latest version they suddenly asking that question again or worst…

Anyway… I don’t know how, but its affecting the default browser in my Visual Studio Web Development IDE too. So sometimes when I run a web apps from my Visual Studio, it would run on a different browser that I don’t want it to be run in. And trying to set it the default browser could takes minutes cause I always forgot how to do it… but actually it’s very easy.

read more »

.NET Software Windows

Read SMTP configuration in System.Net.Mail

System.Net.Mail can configure itself using special settings at our application configuration. This is an example of node sample at configuration file:

<system.net>
    <mailSettings>
      <smtp from="info@isnandi.net">
        <network host="localhost" password="test" userName="dony" />
      </smtp>
    </mailSettings>
  </system.net>

read more »