a words from my life as information technology people

Archive for the ‘Tips’ Category

Slipstream Windows XP Installation dengan Service Pack 3 (SP3) dan SATA Driver

Wednesday, August 27th, 2008

Walaupun Service Pack 1 sudah dikeluarkan untuk MS Windows Vista namun entah mengapa saya masih saja sayang dengan MS Windows XP. Karenanya saya masih menginstall MS Windows XP pada Acer Aspire 4530 saya yang baru. Namun ternyata cukup banyak masalah yang timbul terutama karena installasi Windows XP saya yang masih Service Pack 2 belum dapat membaca Harddisk SATA. Hal ini bisa diatasi dengan mengganti BIOS Aspire dari AHCI menjadi IDE… namun kok ya kurang puas. Sayapun melakukan update driver Windows XP untuk HDD saya dari IDE ke SATA dari dalam Windows XP langsung dan berakhir dengan penuh suka cita… munculnya Windows Blue Screen.

Dan berhubung gak punya Floppy Disk dan gak berniat membeli, maka satu-satunya jalan paling mudah adalah mengupdate installasi Windows XP saya dengan SATA driver dan Service Pack terakhir bila diperlukan.

Tools dan bahan yang dibutuhkan:

  • nLite dari sini
  • Windows XP Installation Disk
  • Windows XP Service Pack 3 dari sini
  • NVIDIA nForce Serial ATA Controller (DosAHCI) Driver dari sini
  • Intel SATA AHCI Driver dari sini

(more…)

Acer Aspire 4530

Thursday, August 21st, 2008

Acer Aspire 4530 adalah notebook generasi ke 8 saya selama hampir 10 tahun berkecimpung di dunia IT Professional. Notebook ini saya beli di Malaysia sini pada saat PC Fair Malaysia yang tidak manusiawi itu loh. Pertimbangan saat membelinya adalah harganya yang cukup murah yaitu di bawah RM2000 dengan fitur yang cukup mumpuni diantara notebook sekelas.

(more…)

System.GUID untuk identitas unik dari object

Monday, July 14th, 2008

Bila anda sering bermain dengan `object` maka anda mau tidak mau akan membutuhkan UUID (Universally Unique Identifier) untuk memberikan nilai identitas `yang` unik bagi object tersebut. Nah Microsoft .NET sudah memiliki built-in class untuk UUID ini dan terkenal dengan GUID (Globally Unique Identifier).

Karena built-in, pemakaiannya pun cukup mudah:

Guid g = new Guid();
g = Guid.NewGuid();
Console.WriteLine(g);
Console.WriteLine(Guid.NewGuid());

Pada baris pertama, nilai g masih sama dengan nilai default atau dalam format canonical `100000000-0000-0000-0000-000000000000`. Dan dengan bantuan static method NewGuid() maka sebuah GUID baru yang (mungkin) unik akan dibuat. Penggalan code diatas akan menghasilkan 2 buah GUID yang berbeda.
(more…)

Ternyata itu penyakit HP dv2000

Wednesday, May 28th, 2008

Sehabis bertanya pada Om Google, ternyata penyakit Pavikoe itu adalah penyakit kronis-nya HP Pavilion dv2000. Sakit dengan tanda-tanda three beep and blank screen itu terjadi di mana-mana. Buktinya bisa dilihat di forum ini.

Penyakitnya memang datang dari nVidia Go 7200. Namun karena nVidia Go 7200 ini built-in ke dalam motherboard sehingga solusi-nya adalah mengganti motherboard. Namun permasalahannya, kerusakan ini kebanyakan muncul setelah masa garansi 1 tahun lewat. HP sendiri ternyata akhirnya menyadari kesalahan teknis ini dan memberikan Limited Warranty Service Enhancement. Sayangnya, salah satu saran pemecahan di page HP itu tidak berguna bagi saya.

Sekarang ini dv2000 saya bisa digunakan lagi. Loh kok bisa???
Awalnya kemarin saat saya iseng mencoba menyalakannya dan tetap menemukan `tiga beep dan blank screen`. Namun kemudian saya meninggalkan notebook tersebut dalam keadaan tetap on walaupun tidak ada apapun di layar. Kurang lebih 5 menit kemudian saya mendapati keadaan notebook yang agak panas di bagian dekat CPU dan kemudian saya coba matikan dan nyalakan lagi. Dan tiba-tiba tidak ada lagi three beep dan layar memunculkan logo HP dengan gagahnya.
Namun pagi tadi tadi ternyata penyakit `three beep and blank screen` itu muncul kembali. Tapi dengan mengandalkan cara kemarin, saya kembali menunggu hingga notebook panas… dan ternyata berhasil dan mudah-mudahan trik ini terus berhasil.

Update SuperCard Rumble Lite Nintendo DS

Monday, May 5th, 2008

Supercard Rumble Lite
Nintendo DS (NDS) sekarang sudah menjadi salah satu bagian dari hiburan keluarga saya. Mulai dari saya sendiri, istri dan bahkan Audin gemar bermain game di NDS. NDS saya diperlengkapi dengan SuperCard Rumble Lite yang menggunakan MicroSD 1GB.
Beberapa waktu yang lalu saya sempat memperoleh beberapa ROM baru untuk NDS dan baru hari ini berkesempatan melakukan update isi NDS. ROM NDS tidak dapat langsung dimainkan oleh SuperCard Rumble, dia harus dikonversi terlebih dahulu oleh sebuah program. Hasil konversi kemudian diletakkan di MicroSD yang akan dibaca oleh SuperCard Rumble.
Nah berhubung semua peralatan tempur NDS saya ditinggal di Bogor, terpaksalah saya melakukan hunting langsung ke situs-nya SuperCard. Dari menu download yang kemudian saya ikuti, saya menemukan data-data link program terbaru untuk SuperCard Rumble disini.
Yang pertama saya lakukan adalah update Firmware 1.85. Setelah firmware di download dan di-ekstrak, isinya kemudian saya letakkan di root dari MicroSD. Berikutnya saya cukup menyalakan NDS dan SuperCard akan melakukan update firmware secara otomatis.
Kemudian saya download program konversi versi 2.66 dari sini. Di install di Windows dan segera saya add ROM NDS yang saya miliki dan melakukan proses konversi. Namun saat diupload ke NDS ternyata hanya menampilkan dua layar putih… weleh. Coba-coba semua opsi tetap tidak membuahkan hasil. Akhirnya saya meneliti setiap link program konversi. Dan menariknya di link pada versi 2.65 mengandung kata rumble. Iseng saya tambahkan kata rumble ke link semula menjadi ini dan ternyata link-nya tidak kosong. Dan saat hasil konversi dari program ini berjalan dengan lancar di NDS saya. Fiuh.

DiGi Prepaid

Tuesday, April 15th, 2008

DiGi Prepaid
Dari kantor memang saya diberi SIM card dari provider Maxis lengkap dengan fitur Internet Unlimited. Namun untuk urusan keluarga saya memutuskan untuk membeli kartu lain untuk saya dan istri. Melalui berbagai pertimbangan terutama perhitungan tarif IDD akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan DiGi.
DiGi dominan warna kuning. Iklan DiGi di media TV kadang membuat saya tersenyum lebar. DiGi memang mendengungkan jangkauan terluas sehingga bisa digunakan di manapun kecuali di dalam Gua, di luar angkasa atau di laut dalam :D
Untuk masalah roaming, DiGi sepertinya membentuk kerjasama erat dengan Indosat sementara Maxis dengan Telkomsel.
Yang paling seru adalah siang ini saat saya hendak menonaktifkan fitur Voice Mail System (VMS). Saat menelepon ke DiGiHelpline, tiba-tiba saya disodori pilihan Bahasa Indonesia. Wah suprise sekali karena biasanya di Malaysia ini pilihan bahasa hanya tiga, yaitu Bahasa Melayu, Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin. Secara natural saya langsung memilih pilihan Bahasa Indonesia. Saat saya minta berbicara dengan Customer Support, saya pun disambut dengan orang yang berbahasa Indonesia yang fasih. Wah ini seh orang Indonesia asli nih, apalagi kemudian orang tersebut membenarkan dugaan saya. Salut buat DiGi karena secara tidak langsung mereka mengakui bahwa pengguna produknya yang berasal dari Indonesia sudah sedemikian banyaknya sehingga harus disediakan pelayanan khusus.

Notes:
Untuk menon-aktifkan VMS di DiGi ternyata bisa dilakukan via USSD, caranya:

  1. Ketik *128# dan tekan Call
  2. Pilih menu nomor 6
  3. Pilih menu nomor 4
  4. Pilih menu nomor 4
  5. Tunggu SMS konfirmasi bahwa VMS anda sudah di non-aktifkan

ASP.NET 2.0: GridView DataFormatString

Saturday, March 22nd, 2008

Sesuai contoh di MS Visual Studio, DataFormatString haruslah berbentuk {0:x} dimana x adalah FormatString yang hendak digunakan. Namun anehnya bila saya menggunakan predefined string seperti karakter n, c, g dan d maka data di kolom tersebut tidak ditampilkan sesuai format yang saya inginkan. Namun bila menggunakan format sendiri seperti {0:dd/MM/yyyy} maka data akan ditampilkan sesuai format tersebut.
Biasanya untuk menghandel masalah ini saya menjadikan kolom tersebut Template Column, cara yang paling sederhana untuk orang malas seperti saya :D
Ternyata dari sini saya dapat solusi sederhana, cukup rubah nilai property HTMLEncode menjadi false.

Contoh:

<asp :BoundField
DataField="LUAS"
HeaderText="Luas (M2.)"
SortExpression="LUAS"
DataFormatString="{0:n}"
HtmlEncode="False" >
<itemstyle HorizontalAlign="Right" />
</asp>

Kelakuan Vista: Cannot Shutdown

Wednesday, February 27th, 2008

Salah satu notebook di kantor, Dell Vostro, beberapa hari belakangan ini sama sekali tidak bisa shutdown. Bahkan pernah saya biarkan dan hingga keesokan harinya masih saja dalam status trying to shutdown.
Notebook itu terinstall Vista Business dan merupakan bagian dari domain kantor serta digunakan sehari-hari oleh Office Manager saya. So, status user dia hanyalah user biasa dan bukan administrator.
So, akhirnya saya periksa notebook tersebut dan login dengan menggunakan user saya (yang kebetulan diberik hak administrator). Saat login dan di windows tidak ada masalah berarti. Lalu saya coba shutdown, windows kemudian meminta waktu untuk melakukan update OS. Setelah proses update selesai, windows dapat shutdown dengan sempurna. Hmm.. jangan-jangan???
Saya kembalikan ke Office Manager dan beliau kemudian login dengan user dia dan mencoba men-shutdown notebook tersebut. Eng ing eng.. notebook shutdown dengan cepat dan perfect.
Bingo… ternyata ada Update yang menggantung dan tidak bisa dilakukan karena user yang login tidak memiliki akses administrator. Wah.. ini masalah nih… mudah-mudahan MS menyadari-nya.